Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh Elemen Bangsa Harus Bersatu

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seluruh Elemen Bangsa Harus Bersatu Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto menelepon beberapa pemimpin negara dalam rangka silaturahmi suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026).

JAKARTA - Pengamat politik Iwan Setiawan menyebut Presiden Prabowo Subianto menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bergotong royong menghadapi situasi global yang tidak pasti saat menggelar griya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3).

Iwan yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu mengatakan elite politik sebagai bagian dari elemen bangsa dapat memanfaatkan momentum Lebaran di Istana untuk membicarakan berbagai kebijakan, baik politik lokal maupun global, dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi, meskipun terdapat perbedaan ideologi dan posisi politik di antara para tokoh tersebut.

“Kalau kita lihat, Presiden Prabowo mewanti-wanti semua elemen bangsa bersatu dan bergotong royong dalam menghadapi situasi global yang tidak pasti seperti saat ini. Tekanan ekonomi efek perang AS-Israel dengan Iran tidak bisa dianggap main-main. Prabowo ingin semua energi dari semua pihak difokuskan untuk menghadapi situasi seperti ini. Baik itu yang berada dalam koalisi dan pendukung pemerintah, maupun yang berada di luar pemerintahan,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/3).

Langkah Prabowo merangkul para tokoh tersebut pada momentum Lebaran, menurut dia, merupakan strategi komunikasi politik yang dapat disebut “Diplomasi Politik Ketupat Lebaran Ala Prabowo”.

“Memanfaatkan momentum lebaran atau Hari Raya Idul Fitri untuk membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai kalangan, tokoh politik, pejabat dan tokoh masyarakat sangat bagus dan produktif. Ada perbedaan dengan pertemuan dan dialektika di ruang yang lain,” ujarnya.

“Yang di dalam pemerintahan harus fokus dan bekerja mati-matian untuk mensukseskan program-program pemerintah serta mengantisipasi dan menghadapi situasi ekonomi yang tidak pasti,” lanjutnya.

Berikan Kontribusi

Sementara itu, partai dan kelompok yang di luar pemerintahan juga harus memberikan kontribusi dalam bentuk kritik yang konstruktif, pengawasan, dan ide penyeimbang untuk kebijakan dan program pemerintah tersebut.

Iwan menilai second opinion pada sumbangsih pemikiran dan tawaran solusi dari pihak luar pemerintahan sangat penting untuk pemerintah juga dalam menjalankan program dan evaluasi yang konstruktif.

Hal itu dapat dilihat saat Presiden Prabowo mengundang Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan pada Kamis (19/3). “Sebelumnya juga kita melihat, Presiden Prabowo juga sudah mengundang dan meminta masukan kepada para mantan presiden dan wakil presiden terkait Indonesia menghadapi efek perang dan situasi global. Meskipun, Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertemu Prabowo pada waktu yang berbeda,” ucapnya.

Dalam harmoni kepemimpinan nasional pada konteks komunikasi politik, Iwan menyimpulkan Presiden Prabowo sebagai seorang pemimpin yang terbukti kematangannya secara politik.

“Dalam situasi seperti ini, Prabowo menunjukkan kedewasaan politik. Merangkul dan akomodatif terhadap semua pihak, baik koalisi maupun kelompok yang posisi politiknya berbeda. Prabowo mengutamakan persatuan dan kesatuan antar elite politik, tokoh, dan semua elemen bangsa dalam membangun dan memajukan Indonesia, daripada membuat peta konflik,” tuturnya.

Terpisah, peneliti senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai langkah Presiden Prabowo Subianto merangkul tokoh nasional saat gelar griya di Istana Kepresidenan dapat menjaga stabilitas politik.

“Tentu saja dengan adanya dialog secara terbuka tersebut menjaga situasi kondusif bagi stabilitas politik dan keamanan,” jelasnya di Jakarta, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...
Nasional
Soal Rencana Penyaluran Ban...

Berikut Harga BBM di SPBU Per 19 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Berikut Harga BBM di SPBU P...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.