Akses Masyarakat Dipermudah, Jalan Menuju Rura Patontang Segera Diperbaiki.
📅 Selasa, 26 Mei 2026, 17:36 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memastikan perbaikan jalan menuju daerah terisolir Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka untuk memperlancar akses masyarakat di daerah itu.
"Kami telah meninjau jalan rusak di Jorong Rura Patontang untuk memastikan perbaikan jalan dan layanan kesehatan darurat menjadi prioritas," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Selasa.
Menurut dia, dalam peninjauan jalan itu, pihaknya langsung membawa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melihat titik jalan yang akan diperbaiki.
"Kedatangan kami bersama dinas teknis adalah bentuk komitmen agar perbaikan akses jalan segera ditindaklanjuti dan kejadian ada warga meninggal akibat akses jalan yang sulit tidak terulang lagi," katanya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pasaman Barat Bambang Sumarsono memastikan segera melakukan perbaikan sejumlah titik jalan agar bisa dilewati kendaraan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada sekitar 1,2 kilometer jalan yang perlu penanganan khusus berupa pengerasan sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat. Tahun ini akan kita lakukan perbaikan jalan itu," ujarnya.
Dia mengatakan dari hasil peninjauan kondisi jalan itu ada sekitar 3,8 kilometer dan dua jembatan yang diusulkan ke pemerintah pusat dengan harapan bisa memperoleh anggaran.
Lalu ada 1,2 kilometer jalan yang kondisinya masih tanah dan perlu pengerasan atau ditimbun pakai pasir dan batu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk tahap awal kita akan melakukan pengerasan jalan 1,2 kilometer sehingga bisa dilalui menggunakan kendaraan roda empat untuk memperlancar akses masyarakat," kata dia.
Perbaikan jalan 1,2 kilometer itu menjadi fokus Pemkab Pasaman Barat saat ini sehingga roda empat bisa menempuh jalan itu.
Daerah Rura Patontang merupakan salah satu daerah terisolasi yang ada di Pasaman Barat. Akses jalan yang sulit membuat warga kesulitan memperoleh layanan kesehatan.
Beberapa waktu lalu warga yang akan melahirkan terpaksa ditandu keluar daerah itu karena kendaraan roda empat tidak bisa melewati jalan. Sulitnya akses jalan itu menyebabkan bayi yang baru lahir meninggal dunia.
Pada kesempatan itu Bupati Pasaman Barat Yulianto juga menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan sejumlah bantuan secara langsung kepada keluarga yang tengah berduka karena anaknya meninggal dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!