Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Pemprov Sulsel Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Mangrove.

📅 Senin, 27 Jul 2026, 10:10 WIB | Oleh:
Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Pemprov Sulsel Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Mangrove. Doc: Antara Foto
Ket. Asisten I Bidang Kesejahteraan Sekda Sulsel Ishak Iskandar bersama stakeholder dan warga melakukan penanaman mangrove di Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim dan melindungi wilayah pesisir.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulsel M Ishak Iskandar dalam keterangannya di Makassar, Senin, mengatakan mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Selain melindungi kawasan pantai dari abrasi dan gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota, seperti ikan, kepiting, udang, dan burung.

"Bakau juga memiliki fungsi besar dalam menyimpan karbon, menghasilkan oksigen, dan membantu menghadapi perubahan iklim," katanya saat menghadiri Gerakan Penanaman Mangrove Serentak di Dusun Biringkassi, Kabupaten Pangkep dalam rangka Hari Mangrove Sedunia.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutannya, luas tutupan mangrove eksisting di 19 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan saat ini mencapai sekitar 10.907,35 hektare.

Luasan tersebut masih jauh di bawah potensi habitat mangrove yang menjadi target penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem mangrove, yakni sekitar 124.146,84 hektare.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya tantangan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

"Keberadaan bakau masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, pencemaran, hingga penebangan yang tidak terkendali," ujarnya.

Karena itu, Ishak menegaskan bahwa upaya pelestarian mangrove memerlukan sinergi dan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kepedulian dan aksi nyata. Menanam satu pohon mangrove adalah investasi bagi masa depan, demi pesisir yang lebih aman, lingkungan yang lebih sehat, dan kehidupan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Sulsel bersama para pemangku kepentingan menanam 7.000 bibit mangrove sebagai bagian dari Gerakan Penanaman Mangrove Serentak yang dilaksanakan secara nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Sediakan 124 “Wate...
Wisata
Menpar Pastikan Kesiapan Ij...
Daerah
12 Penumpang Speedboat SB. ...
Nasional
Kontribusi Pajak KAI Group ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.