Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terduga Pelaku Penembakan Islamic Center San Diego Berhasil Diidentifikasi

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 05:41 WIB | Oleh:
Terduga Pelaku Penembakan Islamic Center San Diego  Berhasil Diidentifikasi Doc: Istimewa
Ket. Meskipun motifnya masih belum jelas, pihak berwenang mengatakan bahwa penembakan mematikan itu sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian setelah polisi mengatakan pihak berwenang menemukan bukti bahwa para tersangka terlibat dalam "retorika kebencian."

SAN DIEGO - New York Post melaporkan, tersangka yang diduga membunuh tiga pria di Pusat Islam San Diego telah diidentifikasi sebagai Cain Clark yang berusia 17 tahun dan Caleb Velasquez yang berusia 18 tahun, mengutip sumber penegak hukum.

Dikutip dari Fox News, para tersangka ditemukan tewas dengan luka tembak yang tampaknya dilakukan sendiri di dalam sebuah kendaraan beberapa blok dari masjid setelah pertumpahan darah tersebut.

"Kami sangat menyesal atas apa yang terjadi," kata kakek Clark, David Clark yang berusia 78 tahun, kepada Post. "Kami tahu sama seperti Anda. Ini mengejutkan."

Clark pernah menjadi anggota tim gulat di Sekolah Menengah Atas Madison, menurut halaman media sosial sekolah tersebut.  Seorang juru bicara Distrik Sekolah Terpadu San Diego mengatakan kepada Fox News Digital bahwa Clark telah bersekolah secara virtual melalui iHigh Virtual Academy sejak tahun 2021.

Meskipun motifnya masih belum jelas, pihak berwenang mengatakan bahwa penembakan mematikan tersebut sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian setelah polisi mengatakan pihak berwenang menemukan bukti bahwa para tersangka terlibat dalam "retorika kebencian."

Ibu salah satu tersangka telah menghubungi pihak berwenang dan melaporkan putranya hilang sekitar dua jam sebelum serangan mematikan tersebut, kata Kepala Polisi San Diego Scott Wahl pada hari Senin.

Situasi memburuk ketika sang ibu "mulai mengumpulkan potongan-potongan informasi" dan menyampaikannya kepada para penyelidik sepanjang pagi, menurut Wahl, termasuk bahwa beberapa senjata apinya dan kendaraannya hilang.

"Dengan informasi ini, dia percaya putranya ingin bunuh diri," kata Wahl dalam konferensi pers malam itu.

Pencarian remaja tersebut menjadi lebih mendesak ketika polisi mengetahui bahwa ia mengenakan pakaian kamuflase dan bersama seorang kenalan — fakta-fakta yang tidak sesuai dengan seseorang yang akan bunuh diri, kata kepala polisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.