Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapi Senolitik Harapan Baru Lawan Sel Zombie Penyebab Kanker dan Penuaan

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 07:15 WIB | Oleh:

Dari ribuan kandidat yang diuji, para peneliti kemudian mempersempit daftar menjadi empat senyawa paling menjanjikan. Tiga di antaranya ternyata menyerang protein yang sama, yakni GPX4. Penemuan ini menjadi titik penting dalam penelitian karena GPX4 diketahui memiliki fungsi vital bagi kelangsungan hidup sel zombie.

GPX4, Tameng Pelindung Sel Zombie

Protein GPX4 berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif dan zat besi berlebih di dalam tubuh. Tanpa perlindungan tersebut, sel dapat mengalami ferroptosis, yaitu bentuk kematian sel yang dipicu akumulasi kerusakan oksidatif.

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sel senescent sebenarnya sangat rentan terhadap ferroptosis. Namun mereka mampu bertahan karena memproduksi protein GPX4 dalam jumlah sangat tinggi.

Para ilmuwan mengibaratkan kondisi itu seperti seseorang yang terus berlari menggunakan obat penghilang rasa sakit meski mengalami cedera serius. Kerusakan tetap terjadi, tetapi sementara ditutupi oleh perlindungan tambahan.

Ketika GPX4 diblokir menggunakan senyawa eksperimental, perlindungan itu hilang sepenuhnya. Sel zombie tidak lagi mampu menahan tekanan biologis di dalam tubuh dan akhirnya mati dengan sendirinya.

“Ini adalah kerentanan baru yang bisa dimanfaatkan untuk terapi,” kata D’Ambrosio. Penemuan tersebut dinilai penting karena membuka peluang baru dalam pengembangan terapi kanker yang lebih spesifik dan terarah.

Hasil Menjanjikan

Untuk menguji efektivitas pendekatan tersebut, tim peneliti melakukan eksperimen pada tiga model kanker berbeda menggunakan tikus laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa penghancuran sel senescent mampu memperkecil ukuran tumor sekaligus meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hewan uji. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa sel zombie memainkan peran besar dalam mempertahankan lingkungan tumor yang agresif.

Peneliti senior sekaligus Kepala Grup Senescence di LMS, Jesus Gil, mengatakan bahwa langkah berikutnya adalah memahami dampak terapi tersebut terhadap sistem imun tubuh. Menurutnya, para ilmuwan ingin mengetahui apakah penghancuran sel zombie juga mampu mengaktifkan sisi positif sistem kekebalan tubuh, termasuk sel T dan natural killer cells, yang berfungsi menyerang kanker secara alami.

“Pada model tikus kami melihat obat ini mengurangi ukuran tumor dan meningkatkan kelangsungan hidup. Sekarang kami ingin memahami apakah terapi ini juga membangunkan sisi baik dari sistem imun,” ucap Gil.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini kemungkinan tidak akan menggantikan kemoterapi atau imunoterapi, melainkan digunakan sebagai terapi pendamping untuk meningkatkan efektivitas pengobatan yang sudah ada. Jika penelitian lanjutan berhasil, pasien kanker yang menunjukkan kadar GPX4 tinggi berpotensi menjadi kandidat utama terapi tersebut.

Potensi Besar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.