Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terapi Senolitik Harapan Baru Lawan Sel Zombie Penyebab Kanker dan Penuaan

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 07:15 WIB | Oleh:

Selain kanker, para ilmuwan percaya pendekatan ini juga memiliki potensi besar dalam dunia anti-penuaan dan pengobatan penyakit degeneratif.

Sel senescent diketahui semakin banyak menumpuk dalam tubuh manusia seiring bertambahnya usia.

Penumpukan sel senescent dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis seperti ­fibrosis, osteoartritis, gangguan ­jantung, diabetes, hingga penurunan fungsi organ.

Karena itu, banyak peneliti mulai melihat terapi senolitik sebagai salah satu pendekatan paling menjanjikan dalam memperlambat dampak biologis penuaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian terkait pembersihan sel zombie berkembang sangat cepat. Sejumlah laboratorium di dunia berlomba mengembangkan obat yang mampu membersihkan sel senescent tanpa merusak jaringan sehat.

Sebagian ilmuwan bahkan percaya bahwa terapi semacam ini di masa depan dapat membantu memperpanjang masa hidup sehat manusia, bukan sekadar ­memperpanjang usia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.