Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sespimmen Polri Turun Langsung Dukung Ketahanan Pangan di NTB

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 12:47 WIB | Oleh:
Sespimmen Polri Turun Langsung Dukung Ketahanan Pangan di NTB Doc: Antara Foto
Ket. Kapolres Lombok Tengah Provinsi NTB AKBP Eko Yusmiarto saat kegiatan FGD dengan peserta Serdik Sespimmen Polri 2026 di Lombok Tengah, Selasa (19/5).

Siswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sespimmen Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-66 anggaran 2026 mendukung penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Kegiatan KKP ini dapat memberikan kontribusi positif melalui pertukaran pengalaman dan pemikiran strategis terkait penguatan ketahanan pangan khususnya di Lombok Tengah," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Selasa, dalam Focus Group Discussion (FGD) antara peserta didik Sespimmen Polri dengan para pemangku kepentingan daerah Lombok Tengah.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para serdik Sespimmen Polri di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

‎“Tema ketahanan pangan yang diangkat dalam kegiatan ini merupakan program yang telah dilaksanakan bersama di Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Eko.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya memaparkan kondisi geografis dan potensi daerah Kabupaten Lombok Tengah, termasuk perkembangan sektor pendidikan, ekonomi dan penanganan stunting.

‎Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Lombok Tengah atas dedikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lombok Tengah beserta jajaran yang telah melaksanakan sistem pengamanan dengan penuh dedikasi, sehingga situasi kamtibmas di Lombok Tengah tetap aman dan kondusif,” kata Pathul.

Selain pemaparan materi dan sambutan, kegiatan diisi dengan forum diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) antara peserta didik Sespimmen Polri dengan para pemangku kepentingan daerah.

Dalam FGD tersebut dibahas berbagai isu strategis terkait ketahanan pangan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, penanganan stunting hingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah.

Melalui forum tersebut, para peserta KKP memperoleh data, masukan dan gambaran langsung mengenai potensi serta tantangan daerah sebagai bahan kajian akademik dan pengembangan strategi kepemimpinan Polri di masa mendatang.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

17 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

UE Serukan Pembahasan Krisis Migran di Ceuta

47 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Serukan Pembahasan Krisi...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.