Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selat Hormuz Macet, Perusahaan Pelayaran Kini Banting Setir ke Jalur Darat

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 20:33 WIB | Oleh:
Selat Hormuz Macet, Perusahaan Pelayaran Kini Banting Setir ke Jalur Darat Doc: AFP/Alfredo Estrella

MOSKOW - Perusahaan pelayaran besar mulai menggunakan jalur darat untuk mengangkut kargo di tengah gangguan pelayaran di Selat Hormuz akibat krisis Timur Tengah, Financial Times melaporkan, Minggu (17/5).

Laporan itu menyebutkan tarif pengiriman di rute Shanghai-Teluk Persia dan Laut Merah mencapai rekor tertinggi pekan ini, melampaui level selama pandemi COVID-19.

Berdasarkan data Clarksons Research, biaya pengiriman satu kontainer standar di rute tersebut naik lebih dari 320 persen dari 980 dolar AS (Rp17,1 juta) menjadi 4.131 dolar AS (Rp42,7 juta) per 15 Mei 2026.

Operator pelayaran besar, termasuk Mediterranean Shipping Company, Maersk, CMA CGM, dan Hapag-Lloyd, membuka jalur distribusi kargo dari pelabuhan di Laut Merah dan Teluk Oman menuju sejumlah pelabuhan di kawasan Teluk.

Jalur tersebut antara lain menghubungkan pelabuhan Yanbu dan King Abdullah di Arab Saudi serta Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA) dengan Dammam di Arab Saudi, Basra di Irak, dan Jebel Ali di UEA.

CEO Maersk Vincent Clerc mengatakan armada truk dalam jumlah besar telah dikerahkan untuk mendukung distribusi logistik.

Menurut dia, Arab Saudi dan Irak juga telah melonggarkan akses bagi truk-truk yang datang dari Irak, Yordania, hingga Turki.

Namun, menurut laporan Financial Times, angkutan darat hanya dapat menggantikan sebagian kapasitas kapal kontainer dan kapal kargo besar yang sebelumnya melayani negara-negara Teluk melalui Selat Hormuz.

Harian Inggris itu juga melaporkan bahwa para pedagang gandum mulai mengalihkan pengiriman melalui Laut Merah dan Teluk Oman, yang kemudian dilanjutkan menggunakan truk dan kapal kecil.

"Terjadi peningkatan jumlah gandum yang tiba di Fujairah dan Khorfakkan, lalu diangkut menggunakan truk menuju pelabuhan utama UEA sebelum didistribusikan ke Qatar, Bahrain, dan wilayah Teluk lainnya dengan kapal kecil," kata seorang pialang kapal di London seperti dikutip dalam laporan itu.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata, tetapi AS tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran. Di lain pihak, Iran menerapkan aturan transit khusus di Selat Hormuz. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Call center Bni
Call center Bni
17 May 2026, 22:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.