PAM Jaya Beri Toren Gratis untuk Warga DKI Jakarta
📅 Minggu, 17 Mei 2026, 14:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatProgram ini bukan sekadar penyediaan fasilitas air. Tetapi juga, menghadirkan rasa aman, harapan, dan kelegaan bagi keluarga yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Lilis, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Baginya, toren tersebut bukan hanya benda penampung air, melainkan solusi dari beban biaya dan kekhawatiran yang selama ini menghantui.
“Lebih dari senang ya, saya merasa terbantu sekali dapat toren ini,” ucap dia dengan mata berbinar.
Selama bertahun-tahun, Lilis harus membeli air dari gerobak setiap hari. Dalam sebulan, ia mengeluarkan sekitar Rp700 ribu hanya untuk memenuhi kebutuhan air keluarga. Angka yang tidak kecil bagi keluarga di kawasan pesisir.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selama ini saya membeli air gerobak setiap harinya Rp50.000 untuk dua hari. Sekarang, dengan adanya bantuan toren ini sangat bermanfaat banget untuk kami sekeluarga,” kata dia.
Bagi Lilis, masalah air bukan hanya soal biaya. Ketika pasokan air tidak normal, ia kerap diliputi kecemasan. Mencari air bersih menjadi perjuangan tersendiri yang menyita tenaga dan pikiran.
“Kalau waktu air lagi nggak normal suka bingung cari air. Tapi setelah dapat toren gratis ini sangat bermanfaat,” ucap dia haru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di balik cerita Lilis, ada banyak kisah serupa dari para ibu di Muara Angke. Toren gratis ini menjadi hadiah kecil dengan dampak besar karena BISA mengurangi beban pengeluaran. Memberi ketenangan, dan memastikan keluarga memiliki cadangan air saat dibutuhkan.
Di akhir ceritanya, Lilis menyampaikan rasa terima kasih yang tulus.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur DKI Bapak Pramono Anung, PAM Jaya, dan ibu PKK DKI atas bantuan torennya kepada kami warga Muara Angke Jakarta Utara,” ujar dia.
Bagi para ibu di Muara Angke, toren ini bukan sekadar bantuan. Ia adalah simbol perhatian—bahwa kebutuhan dasar mereka didengar dan mendapat perhatian dari pemerintah DKI.
Dirut Arief menyebut, ibu adalah simbol ketangguhan dan harapan di dalam keluarga,” kata Arief. “Kami ingin para ibu merasa bahagia bisa mendapatkan akses air bersih yang mencukupi.”
Bagi banyak keluarga, toren bukan hanya fasilitas, tetapi penghargaan atas peran ibu yang memastikan kebutuhan rumah tangga terpenuhi setiap hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!