Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disnaker Kota Bandung Percepat Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Job Fair Future Connect 2026

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Disnaker Kota Bandung Percepat Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Job Fair Future Connect 2026 Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung terus memperkuat upaya penyerapan tenaga kerja melalui penyelenggaraan Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah di GOR Bandung, Kamis (18/6).

Kegiatan ini menghadirkan hampir 2.000 lowongan kerja dan diikuti 1.359 pencari kerja yang telah terdaftar.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan job fair menjadi salah satu strategi utama untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja secara lebih cepat dan efisien.

Menurut Yayan, pola pelaksanaan job fair kini akan diperbanyak. Jika sebelumnya hanya digelar tiga hingga empat kali dalam setahun, ke depan Disnaker menargetkan penyelenggaraan satu kali setiap bulan.

"Pelaksanaan job fair yang tadinya setahun hanya tiga sampai empat kali, sekarang kita akan perbanyak menjadi satu bulan satu kali," ujar dia.

Ia menjelaskan, konsep kegiatan dibuat sederhana agar biaya penyelenggaraan lebih efisien, namun frekuensinya ditingkatkan sehingga semakin banyak warga memperoleh kesempatan mendapatkan pekerjaan.

"Kami ingin lebih banyak menjembatani antara pencari kerja dan pemberi kerja. Hari ini saja tersedia hampir 2.000 lowongan kerja dari berbagai perusahaan," kata dia.

Yayan menilai, cara tersebut lebih efektif dibandingkan pencari kerja harus mendatangi perusahaan satu per satu. Melalui job fair, perusahaan dikumpulkan dalam satu lokasi sehingga proses rekrutmen menjadi lebih mudah dan cepat.

Ia mengakui kondisi ekonomi global saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi sektor ketenagakerjaan. Kenaikan harga energi dan fluktuasi ekonomi internasional berpotensi berdampak pada angka pengangguran.

Saat ini jumlah pengangguran di Kota Bandung tercatat sekitar 99.300 orang. Karena itu, Disnaker berupaya mempercepat proses penyaluran tenaga kerja melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selain penyelenggaraan job fair rutin, Disnaker juga memanfaatkan teknologi melalui aplikasi New Bimma yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan ketenagakerjaan dan informasi lowongan pekerjaan secara daring.

"Kantor yang bagus bukan yang antre pengunjungnya, tetapi yang sudah memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat. Karena itu kami menggunakan aplikasi New Bimma untuk layanan ketenagakerjaan," kata Yayan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.