Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Wuling-Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik untuk Kejar Pertumbuhan

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 08:05 WIB | Oleh:
Kolaborasi Wuling-Grab Perluas Armada Kendaraan Listrik untuk Kejar Pertumbuhan Doc: Wuling
Ket. Deretan armada EV dari Grab Indonesia.

JAKARTA - Wuling Motors dan Grab Indonesia memperluas kemitraan kendaraan listrik melalui penyerahan armada Wuling New BinguoEV Lite kepada GrabRentals, seiring upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memperkuat ekosistem mobilitas rendah emisi di Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan seremoni serah terima armada yang berlangsung di Jakarta.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi berbasis aplikasi, salah satu segmen yang dinilai berpotensi mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik nasional.

Presiden Direktur Wuling Motors Tang Wensheng dalam keterangan resminya, Jumat, mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan kesamaan visi jangka panjang antara perusahaan otomotif dan penyedia layanan mobilitas digital.

Menurut Tang, kemitraan itu membuka peluang pengembangan solusi transportasi yang lebih efisien sekaligus memperluas manfaat kendaraan listrik bagi pengemudi dan masyarakat.

Ia menambahkan kolaborasi lintas industri menjadi faktor penting dalam mempercepat penerimaan kendaraan listrik di pasar domestik yang masih berada dalam tahap pertumbuhan.

Grab Indonesia, salah satu operator layanan transportasi daring terbesar di Indonesia, saat ini mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik di seluruh ekosistem bisnisnya, termasuk melalui layanan GrabRentals.

Perusahaan menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga tiga kali lipat pada akhir 2026, mencerminkan percepatan investasi pada armada berbasis listrik untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

Direktur GrabRentals Indonesia Halim Wijaya mengatakan kerja sama dengan Wuling ini membantu memastikan ketersediaan armada yang diperlukan untuk mendukung ekspansi layanan kendaraan listrik.

Melalui skema penyewaan kendaraan, pengemudi yang belum memiliki mobil pribadi dapat mengakses kendaraan listrik dengan biaya awal yang lebih rendah dibandingkan kepemilikan langsung.

Model tersebut dinilai dapat mengurangi hambatan adopsi kendaraan listrik, terutama bagi mitra pengemudi yang sensitif terhadap biaya investasi awal.

Selain penyediaan armada, kedua perusahaan juga bekerja sama dalam layanan purna jual, dukungan teknis, serta program pelatihan bagi pengemudi dan mekanik.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada penjualan kendaraan, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur layanan pendukung.

Kolaborasi antara produsen otomotif dan platform transportasi digital semakin penting seiring meningkatnya persaingan dalam pasar kendaraan listrik Indonesia yang tengah menjadi fokus investasi industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.