Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Telah Angkut 11 Juta Ton Barang dan 498 Ribu Penumpang di Lampung

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 14:45 WIB | Oleh:
  PT KAI Telah Angkut 11 Juta Ton Barang dan 498 Ribu Penumpang di Lampung Doc: KAI
Ket. Stasiun Tanjung Karang

BANDAR LAMPUNG - Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut sebanyak 11.437.080 ton barang melalui lintasan rel wilayah Lampung. Perusahaan transportasi massal tersebut tercatat telah melayani 498.104 orang pelanggan pada daerah operasional terkait.

Manajemen mengumumkan pencapaian kinerja angkutan logistik dan penumpang itu pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Kedua sektor layanan tersebut terus dikembangkan untuk memperkuat jalur konektivitas di Sumatra bagian selatan.

Jaringan rel kereta api Lampung mulai dibangun oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS) pada tahun 1911. Pembangunan awal tersebut difokuskan untuk menghubungkan stasiun Tanjungkarang dengan kawasan komoditas di Sumatra Selatan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan penjelasan sejarah perkembangan transportasi perkeretaapian Lampung. Saat ini jaringan jalur operasional kereta api di wilayah tersebut membentang sepanjang 451,280 kilometer sp.

“Sejarah rel di Lampung menunjukkan bahwa kereta api sejak awal hadir untuk membuka akses. Dari jalur hasil bumi, pelabuhan, hingga pusat permukiman, kereta api membentuk konektivitas yang sampai hari ini masih menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan ekonomi wilayah,” ujar Anne.

Infrastruktur perkeretaapian itu didukung oleh keberadaan 47 stasiun operasional yang tersebar di beberapa daerah. Jaringan kereta api tersebut aktif menghubungkan area Bandar Lampung hingga stasiun ujung di Prabumulih.

KAI mengaktifkan perjalanan kereta api Rajabasa guna memobilisasi para penumpang relasi Tanjungkarang menuju Kertapati. Perusahaan juga menyediakan layanan operasional kereta api Kuala Stabas untuk rute Tanjungkarang menuju Baturaja.

Sebanyak 185.167 pelanggan menggunakan layanan kereta Rajabasa dan 312.937 orang memilih kereta Kuala Stabas. Kedua jenis layanan kereta penumpang tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap kelancaran mobilitas masyarakat Lampung.

Pengangkutan batu bara relasi Tanjung Enim Baru menuju Tarahan merupakan komoditas angkutan logistik terbesar. Komoditas lain berupa semen zak sebesar 83.680 ton dan bahan bakar minyak mencapai 52.593 ton.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, turut menjelaskan pentingnya potensi konektivitas Lampung. Perusahaan mengoperasikan sebanyak 4.029 perjalanan kereta api barang untuk mendistribusikan komoditas di wilayah tersebut.

“Potensi Lampung perlu dibaca dari peta konektivitasnya. Di sana terdapat pelabuhan, sentra industri, lintas penumpang, dan jalur barang dengan volume besar. Ketika rel diperkuat, manfaatnya dapat dirasakan melalui distribusi yang lebih efisien, mobilitas masyarakat yang lebih mudah, dan daya saing wilayah yang semakin baik,” kata Wisnu.

Lampung juga memiliki jejak sejarah perkeretaapian lama yang menghubungkan wilayah Garuntang menuju kawasan Telukbetung. Jejak lama tersebut dahulu berfungsi memperkuat jaringan hubungan antara pusat perkotaan dengan kawasan pelabuhan.

Anne menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan faktor keselamatan serta keandalan operasional angkutan kereta api. Potensi perkeretaapian ke depan diarahkan pada penguatan logistik energi serta pemerataan ekonomi berbasis transportasi.

“KAI terus memperkuat keselamatan, keandalan operasi, dan kualitas layanan agar sejarah panjang rel di Lampung memberi manfaat yang semakin relevan. Kereta api bukan cerita masa lalu semata, melainkan bagian dari cara wilayah tumbuh, masyarakat terhubung, dan ekonomi bergerak lebih efisien,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Apple, Louis Vuitton, Herme...
Daerah
Kasus Sabu di Karawana, Pol...
Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Ko...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.