Iran Luncurkan Aturan Ketat di Selat Hormuz: Bakal Dikenakan Tarif Transit
📅 Minggu, 17 Mei 2026, 16:17 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Iran telah menyusun mekanisme untuk mengatur lalu lintas maritim melalui rute khusus di Selat Hormuz dan akan mengenakan biaya “atas layanan khusus” yang diberikan dalam sistem tersebut, kata seorang anggota parlemen senior pada Sabtu (16/5).
“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan manfaat darinya,” tulis Ebrahim Azizi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, di platform media sosial X.
Sambil menyatakan bahwa Teheran akan segera mengumumkan rencana tersebut, Azizi menambahkan: “Rute ini akan tetap tertutup bagi operator dari apa yang disebut sebagai Project Freedom.”
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, disertai penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bersifat permanen. Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di selat tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden AS Donald Trump juga mengumumkan “Project Freedom” pada awal Mei, dengan janji akan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Janji tersebut dibuat Trump, meskipun Iran menegaskan bahwa setiap pelayaran melalui jalur perairan strategis itu memerlukan persetujuan sebelumnya dari Teheran. Namun, kemudian Trump mengumumkan penangguhan inisiatif tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!