Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Idul Adha, Pemkab Garut Turunkan Tim Cek Kesehatan Hewan Kurban

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Idul Adha, Pemkab Garut Turunkan Tim Cek Kesehatan Hewan Kurban Doc: Antara
Ket. Dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memeriksa kesehatan hewan kurban di salah satu pusat penjualan hewan kurban di Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/5/2026).

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menurunkan tim kesehatan hewan untuk mengecek dan memastikan hewan kurban yang beredar di pasaran dan akan disembelih pada Idul Adha dalam kondisi aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

"Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sebanyak 100 orang petugas pemeriksa hewan kurban telah disiapkan dan akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Garut," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Dyah Savitri di Garut, Kamis (14/5).

Ia menuturkan, Diskannak Garut sudah melakukan persiapan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyembelih hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha.

Petugas yang disiapkan terdiri atas dokter hewan, paramedik veteriner, dan petugas teknis lapangan yang akan melaksanakan
pengawasan dan pemeriksaan secara terpadu selama periode Idul Adha 1447 Hijriah.

"Ada juga pengawas mutu bibit, ada pengawas mutu pakan, pengawas bibit ternak, kemudian ada juga paramedis, ada inseminator, dan kita juga melibatkan teman-teman sejawat dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, tim kesehatan hewan kurban itu akan menyebar ke setiap daerah di Garut untuk menjamin kesehatan hewan dan kelayakan daging kurban, sehingga daging yang dibagikan aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

Adanya pengawasan terpadu itu, kata Dyah, tentu dapat menjadi perhatian bagi penjual hewan kurban agar selalu menjaga kesehatan hewan, dan tidak menjualnya apabila tidak layak untuk dijadikan kurban.

"Diskanak bisa memberikan suatu jaminan terhadap kesehatan hewan kurban maupun tata tertib higienitas pangan, hewan yang dihasilkan selama penyembelihan agar masyarakat mendapatkan daging kurban yang benar-benar berkualitas dan sehat," katanya.

Ia menambahkan, meski sudah ada tim kesehatan hewan kurban di lapangan, tetap masyarakat yang akan membeli hewan kurban harus teliti dengan memperhatikan tanda-tanda kesehatan hewan.

"Melihat kesehatan ternaknya, terus surat keterangan kesehatan hewan yang menyertai dan seterusnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.