SPHP Jagung Jalan Terus, Bapanas: Pastikan Sampai ke Peternak yang Terdaftar
📅 Rabu, 13 Mei 2026, 18:57 WIB | Oleh: Tim RedaksiTarget penyaluran nasional tahun ini 213,1 ribu ton. Stok Cadangan Jagung Pemerintah per 13 Mei berada di 234 ribu ton. Sementara penyerapan jagung produksi dalam negeri oleh Bulog sudah mencapai 187,6 ribu ton sejak Januari hingga 11 Mei 2026.
Program ini digulirkan untuk meredam harga jagung di tingkat peternak yang sempat melampaui HAP Rp5.800/kg. Jika harga jagung pakan tidak terkendali, harga telur ayam juga berpotensi ikut naik. Anggaran SPHP jagung pakan 2026 disiapkan Rp678 miliar.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat. Gunakan dengan baik dan kendalikan harga. Harapannya harga telur bisa lebih stabil, peternak dapat untung yang wajar,” kata Ketut.
*Harga Masih di Atas HAP*
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan pantauan Bapanas, rata-rata harga jagung di tingkat peternak nasional per 12 Mei masih Rp6.848/kg, atau 18,07% di atas HAP. Dibanding sebulan sebelumnya, harga naik tipis 1,09% dari Rp6.774/kg.
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan Indonesia sudah swasembada jagung pakan. Sejak 2025, impor jagung pakan nol persen.
“Ini hasil kolaborasi dan sinergi sesuai arahan Bapak Presiden. Capaian ini akan dilanjutkan seterusnya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menjaga swasembada, pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 3 Tahun 2026. Inpres ini memerintahkan pengadaan jagung dalam negeri 1 juta ton sepanjang 2026 dengan HPP Rp5.500/kg untuk jagung panen berkadar air 18–20%.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!