Perekonomian Tumbuh, Kualitas Penyerapan Kerja Justru Disorot
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim PenulisIa mencatat sektor informal masih mendominasi sekitar 59 persen dari total pekerja nasional, yang umumnya identik dengan produktivitas rendah, pendapatan tidak stabil, serta perlindungan sosial yang minim.
“Dalam jangka pendek sektor informal memang menjadi bantalan ekonomi karena mampu menyerap tenaga kerja dengan cepat. Tetapi dalam jangka panjang, dominasi sektor informal justru membatasi peningkatan produktivitas dan daya beli masyarakat,” katanya.
Ia menekankan tantangan Indonesia saat ini bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi memastikan pertumbuhan tersebut mampu menciptakan pekerjaan yang lebih berkualitas, formal, dan produktif.
Yusuf menuturkan pemerintah perlu mempercepat sejumlah agenda struktural, mulai dari penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan, percepatan formalisasi UMKM, hingga reindustrialisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, sektor manufaktur perlu kembali diperkuat karena secara historis menjadi sektor yang paling efektif menciptakan lapangan kerja formal dalam skala besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!