Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Luka, Pria Bersenjata Senapan Serbu Lancarkan 50 Tembakan di Dekat Universitas Harvard

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 16:24 WIB | Oleh:
Dua Luka, Pria Bersenjata Senapan Serbu Lancarkan 50 Tembakan di Dekat Universitas Harvard Doc: Istimewa
Ket. Ryan mengatakan bahwa terduga pelaku penembakan sedang dalam masa percobaan dan dikenal oleh Kepolisian Boston, yang telah memperingatkan pejabat Cambridge bahwa dia mungkin berada di daerah tersebut

MASSACHUSETTS - Seorang pria bersenjata telah ditangkap di Cambridge, Massachusetts, Senin (11/5) setelah melepaskan tembakan ke arah mobil-mobil yang melintas di jalan yang ramai dekat Universitas Harvard, melukai dua orang. Pihak berwenang setempat menyebutkan tersangka sebagai Tyler Brown, 46 tahun, dari Boston.

Dari W-Boston University Radio (WBUR)  tembakan di Memorial Drive, menyebabkan kekacauan sepanjang sore; dia akhirnya dihentikan oleh seorang polisi negara bagian dan seorang warga sipil bersenjata, yang menembaknya.

Jaksa Wilayah Middlesex County, Marian Ryan, dalam konferensi pers Senin malam mengatakan bahwa kedua korban dirawat di rumah sakit. Salah satunya adalah pengemudi van MBTA, katanya, dan yang lainnya adalah seorang pria di dalam mobilnya di Memorial Drive.

Ryan mengatakan bahwa terduga pelaku penembakan sedang dalam masa percobaan dan dikenal oleh Kepolisian Boston, yang telah memperingatkan pejabat Cambridge bahwa dia mungkin berada di daerah tersebut, sesaat sebelum penembakan terjadi.

Pelaku penembakan, yang diidentifikasi sebagai Tyler Brown dari Boston, diduga menembakkan 50 hingga 60 peluru dari senapan serbu. Menurut Ryan, ia ditembak oleh seorang polisi negara bagian dan orang lain, dan kemudian dirawat di rumah sakit.

Petugas telah menutup Memorial Drive, karena polisi kota dan negara bagian menanggapi laporan tentang suara tembakan di dekat Jembatan River Street sekitar pukul 13.30.

Di lokasi penyelidikan, warga setempat Janet Brockenbough mengatakan kepada WBUR bahwa dia mendengar suara tembakan. Dia menunjuk sebuah mobil di dekatnya yang berada di bawah kendali polisi dan memiliki lubang peluru di kaca depannya.

"Saya terkejut bahwa ini terjadi di sini, di bagian Cambridge ini," katanya.

Kurang dari satu jam kemudian, departemen kepolisian memposting pemberitahuan di Facebook yang menyatakan bahwa "tidak ada bahaya berkelanjutan bagi publik," tetapi memperingatkan warga untuk menghindari daerah tersebut. Kehadiran polisi dalam jumlah besar tetap ada selama beberapa jam.

Beberapa sekolah di Cambridge menerapkan lockdown, tetapi tindakan pencegahan tersebut segera dicabut.

Ryan, jaksa wilayah, mengatakan dia berencana untuk mendesak diberlakukannya kontrol senjata api lebih lanjut. Massachusetts memiliki salah satu undang-undang senjata api paling ketat di negara ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.