Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Landa Sulawesi Utara, 8.616 Jiwa dan 2.326 Rumah Terdampak

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 13:28 WIB | Oleh:
Banjir Landa Sulawesi Utara, 8.616 Jiwa dan 2.326 Rumah Terdampak Doc: antara foto
Ket. Banjir melanda Provinsi Sulawesi Utara sejak Sabtu (9/5) lalu.

KENDARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 8.616 jiwa dan 2.326 rumah warga terdampak bencana banjir yang terjadi di delapan daerah se-Sultra sejak Sabtu (9/5).

"Jumlah rumah yang terendam banjir itu 2.326 bangun dengan warga terdampak 8.616 jiwa dari data yang masuk per hari Senin," kata Kepala BPBD Sultra Laode Saifuddin saat ditemui di Kendari, Selasa (12/5)​​​​​​.

Dia menyebutkanbencana alam banjir terjadi di delapan daerah yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Buton Utara.

Saifuddin menyampaikan jumlah rumah warga terendam banjir terparah berada di Kota Kendari dengan 794 bangunan, disusul Kabupaten Kolaka dan Konawe.

"Semua di delapan daerah itu bencananya banjir, terakhir itu Buton Utara masuk laporan ke BPBD tadi malam," jelasnya.

Dengan kondisi itu BPBD Sultra mengimbau untuk masyarakat agar tetap waspada, apalagi dari perkiraan BMKG sejumlah daerah di Bumi Anoa masih diguyur hujan beberapa hari ke depan.

Saifuddin menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah penanganan jika sewaktu-waktu terjadi bencana susulan.

"Kami juga meminta masyarakat tidak terprovokaasi dengan informasi yang belum pasti terkait bencana alam," jelasnya.

Untuk Kota Kendari, kata Saifuddin, BPBD bersama Dinas Sosial serta SAR Brimob Polda Sultra sudah membangun posko pengungsian dan dapur umum untuk warga di bantaran Kali Wanggu.

Selain itu BPBD Sultra sudah menyiapkan bantuan logistik berupa makanan siap saji pop mie, beras 200 kilogram, air mineral 30 dus, kopi saset dan minyak goreng dengan jumlah bantuan terkumpul senilai Rp15 juta.

"Logistik ini kami tampung satu posko nanti didistribusikan ke daerah lain yang terdampak bencana," tambah Saifuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.