Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga AS Penumpang Kapal MV Hondius Positif Hantavirus

📅 Senin, 11 Mei 2026, 14:35 WIB | Oleh:

Otoritas Kepulauan Canary telah memperingatkan bahwa operasi tersebut harus diselesaikan paling lambat hari Senin, karena kondisi cuaca buruk akan memaksa kapal untuk pergi.

Pemerintah daerah kepulauan Atlantik tersebut secara konsisten menolak untuk menerima kapal itu, yang hanya diizinkan untuk berlabuh di lepas pantai, alih-alih berlabuh di pelabuhan ketika tiba pada Minggu pagi.

Pemerintah pusat menegaskan tidak akan ada kontak dengan penduduk di Tenerife.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan karantina selama 42 hari dan "pemantauan aktif", termasuk pemeriksaan harian untuk gejala seperti demam, kata direktur kesiapsiagaan dan pencegahan epidemi dan pandemi badan PBB tersebut, Maria Van Kerkhove, di Jenewa.

Kementerian Kesehatan Yunani mengatakan seorang pria Yunani yang dievakuasi akan menjalani karantina wajib selama 45 hari di rumah sakit di Athena, sementara 14 warga Spanyol juga akan diisolasi di rumah sakit militer di Madrid.

Sebuah pesawat yang membawa 20 warga negara Inggris yang berada di atas kapal tersebut tiba di Manchester, Inggris barat laut, pada hari Minggu. Para pejabat mengatakan kelompok tersebut akan dibawa ke rumah sakit dekat Liverpool untuk menjalani tes dan karantina selama sekitar 72 jam.

Namun seorang pejabat kesehatan senior AS mengatakan bahwa 17 penumpang Amerika tersebut belum tentu akan dikarantina di pusat khusus di negara bagian Nebraska.

Tergantung pada perkiraan risikonya, penumpang dapat memilih untuk pulang "tanpa membahayakan orang lain di perjalanan", kata Jay Bhattacharya, pelaksana tugas direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang berada di Tenerife untuk membantu mengawasi evakuasi, mengatakan bahwa kebijakan tersebut "mungkin memiliki risiko".

Kelompok tersebut diperkirakan akan mendarat di Omaha pada Senin pagi, kata seorang juru bicara dari University of Nebraska Medical Center.

Kekhawatiran Internasional 

Satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antar manusia -- virus Andes -- telah dikonfirmasi di antara mereka yang dinyatakan positif, sehingga memicu kekhawatiran internasional.

WHO mengatakan pada hari Jumat, telah mengkonfirmasi enam kasus dari delapan kasus yang dicurigai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kementrans Dorong Konsep Tr...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.