Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 19:40 WIB | Oleh:
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru Doc: RRI/Yurike
Ket. Menteri Transmigrasi (Mentras) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (tengah)

BATAM - Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi (Kementras) mendorong konsep transmigrasi baru. Pemerintah kini berfokus transmigrasi bukan hanya sekadar perpindahan penduduk menjadi pembangunan kewilayahan yang berbasis investasi, industrialisasi, dan hilirisasi.

"Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan transmigrasi baru yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dari sekedar pertindahan penduduk menjadi pembangunan kewilayahan yang berbasis investasi, industrialisasi, hilirisasi," kata Menteri Transmigrasi (Mentras) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam Media Gathering Transmigrasi 2026, di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/10).

"Dalam rangka menciptakan lebih banyak lapangan kerja juga dalam rangka mengetaskan kemiskinan," ujar dia.

Iftitah mengatakan, program transmigrasi saat ini menghadirkan perubahan signifikan. Salah satunya, warga yang ditempatkan kini bisa langsung memiliki sertifikat tanah. Hal itu dilakukan melalui program transtuntas.

"Jadi mereka sekarang sudah memiliki sertifikat yang biasanya penempatan itu baru berapa tahun. Kemudian punya sertifikat sekarang mereka sudah langsung memiliki sertifikat," ucap dia.

Selain itu, Iftitah mengatakan pihaknya mengupayakan program transmigrasi Lokal. Ifititah menyebut penerapan program tersebut di kawasan Rempang untuk mengantisipasi masifnya pengembangan investasi tanpa menggusur masyarakat setempat.

"Kita melakukan transmigrasi lokal karena di Rempang ini sedang dilakukan upaya untuk pengembangan investasi, industrialisasi, dan hilirisasi. Kita tidak ingin masyarakat lokalnya terusir," ucap dia.

Menurut dia, pihaknya membangun permukiman untuk menampung masyarakat dengan satu ekosistem yang lebih baik. Termasuk memperhatikan mata percaharian warga sekitar.

"Ada sekolahnya, ada sarana kesehatannya, ada juga sarana ibadahnya, dan sarana-sarana aktivitas ekonomi dan sosial lainnya. Sesuai juga dengan kita upayakan mata pencaharian mereka sehari-hari," ujar dia.

Selanjutnya, pemerintah melibatkan dunia akademik, baik tingkat nasional maupun internasional melalui Trans Patriot. "Kita juga mengundang 10 kampus mitra terbaik di Indonesia," kata dia.

"Bahkan saat ini di Rempang sedang ada tamu-tamu mahasiswa dari Technical University of Munich dari Jerman. Mereka juga ikut melakukan penelitian, riset, dan memberikan masukan kepada kita hal-hal apa yang perlu harus diperbaiki," ujar dia.

Iftitah juga mengungkapkan, pihaknya juga sedang mendorong membantu pemerintah Kota Batam untuk meningkatkan lebih banyak investasi. Iapun mengapresiasi dukungan pemerintah kota Batam dalam mendongkrak perekonomian

"Kita juga bersyukur bahwa pemerintah Kota Batam saat ini dengan situasi yang jauh lebih kondusif. Peningkatan pertumbuhan ekonominya itu sampai 7,2 persen dalam angka yang terakhir menurut BPS," kata dia.

Iftitah menyatakan, pembangunan kawasan permukiman di Rempang merupakan wujud nyata dan sinergi dari berbagai pihak. Baik pemerintah pusat dan daerah, hingga sejumlah pihak lainnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.