Tiga Kali Dukung Prabowo, Zulhas Target PAN Masuk Tiga Besar di Jatim
📅 Senin, 11 Mei 2026, 06:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSURABAYA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah PAN Jawa Timur dan Dewan Pengurus Daerah PAN se-Jatim periode 2025-2030 dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I di Surabaya, Minggu (10/5).
Pada kesempatan itu Zulhas membakar semangat para kader PAN Jatim untuk memperkuat konsolidasi dalam menghadapi persaingan politik yang makin ketat menjelang tahun politik 2029.
Menurutnya keberhasilan partai sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpin memilih sumber daya manusia terbaik.
Di hadapan ribuan kader, Zulhas menanyakan kesiapan kader untuk menjadikan PAN sebagai salah satu kekuatan besar politik di Jawa Timur.
"Apa bedanya kita dengan yang lain, kalau partai lain bisa satu besar, dua besar, tiga besar, apakah PAN bisa tiga besar di Jawa Timur?” ujarnya membakar semangat ribuan kader yang dijawab "Bisa" secara serempak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya partai politik lain bukanlah musuh, melainkan kolega dalam membangun demokrasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kita bersaing dalam rangka amar makruf nahi mungkar. Partai-partai lain itu sahabat perjuangan demokrasi,” ujarnya.
Belajar dari Prabowo
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Zulhas, seorang pemimpin bukan hanya dituntut mampu menyusun strategi, tetapi juga harus piawai memilih orang-orang yang tepat untuk menggerakkan organisasi.
“Saya belajar banyak dari Pak Prabowo. Kata beliau, good leader itu pemimpin yang bisa mengatur siasat dan strategi. Great leader adalah pemimpin yang punya logistik besar. Tapi yang terbaik adalah brilliant leader, yaitu pemimpin yang bisa memilih orang-orang hebat,” katanya.
Zulhas menyebut, jika sebuah organisasi diisi orang-orang yang tepat, maka strategi, kekuatan, dan dukungan akan datang dengan sendirinya. Sebaliknya, organisasi akan kehilangan energi jika salah memilih figur.
Dalam pidatonya Zulhas juga mengungkapkan bahwa loyalitas dan kesetiaan menjadi alasan utama bagi PAN selama tiga kali mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.
Meskipun sempat gagal dalam percaturan Pilpres selama tiga kali, PAN tak berpindah hati hingga akhirnya Prabowo terpilih.
Dia menyatakan, PAN melihat sosok Presiden Prabowo sangat berpihak pada kepentingan rakyat. “Kami memilih yang berpihak pada kepentingan rakyat walaupun tiga kali kalah di Pilpres,” ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!