Sekda Uus: Transformasi Jakarta Menuju Kota Global Butuh Dukungan Ekosistem Kreatif
📅 Senin, 11 Mei 2026, 15:02 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, resmi menutup rangkaian Jakarta Marketing Week 2026 ke-14 di Kota Kasablanka pada Minggu (10/5). Kegiatan yang mengusung tema "Jakarta, The Global City: Inclusive, Creative and Collaborative" itu menjadi ajang kolaborasi pelaku industri, brand, dan kreator dalam merespons dinamika pasar yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Uus mengatakan Jakarta sebagai kota global tidak hanya berfokus pada pembangunan internal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memperkuat jaringan internasional melalui kerja sama dengan berbagai kota di dunia.
Menurutnya, penguatan hubungan global dilakukan untuk memperluas konektivitas internasional sekaligus membuka peluang berbagi inovasi pembangunan perkotaan. Langkah tersebut dinilai penting agar Jakarta semakin kompetitif di tingkat global.
"Ini menjadi salah satu wujud nyata kerja sama Jakarta dengan dunia yang begitu terbuka dan bisa kita buktikan bersama," ujar Uus.
Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Jakarta juga menunjukkan tren positif di tengah tekanan ekonomi global. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada akhir 2025 tercatat sebesar 5,21 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 5,56 persen pada awal 2026. Uus menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa ekonomi Jakarta tetap tangguh di tengah berbagai tantangan global.
"Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global," katanya.
Selain penguatan ekonomi, Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan penataan sejumlah kawasan strategis. Salah satu yang menjadi fokus saat ini adalah revitalisasi kawasan Jalan H.R. Rasuna Said di Jakarta Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penataan kawasan tersebut ditargetkan rampung dan semakin representatif menjelang perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni mendatang. Kawasan Rasuna Said dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas diplomasi, perdagangan, dan ekonomi nasional.
Di kawasan tersebut terdapat sejumlah kantor kedutaan besar, kementerian, hingga pusat bisnis yang menjadi wajah Jakarta di mata internasional. Karena itu, pemerintah ingin menghadirkan kawasan yang lebih modern dan nyaman.
"Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan," jelasnya.
Uus menegaskan transformasi Jakarta menuju kota global membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi besar tersebut.
Menurutnya, Jakarta tetap harus menjaga identitas budaya lokal di tengah transformasi global yang terus berjalan. Budaya Betawi disebut harus tetap menjadi fondasi utama perkembangan ibu kota.
"Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!