Puncak Harkonas 2026: Mendag Budi Santoso Ajak Konsumen Cerdas Dongkrak Produk Lokal
📅 Senin, 11 Mei 2026, 13:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menggelar puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2026 di Sarinah, Minggu (10/5/2026). Acara yang mengusung tema "Konsumen Berdaya, Bijak Bertransaksi" tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Rangkaian kegiatan dalam acara ini meliputi jalan santai, senam bersama, hingga sesi "Ngobrol Santai" yang menghadirkan edukasi mengenai hak dan kewajiban konsumen. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemendag, Bank Indonesia, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait perlindungan konsumen.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan konsumen memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing produk nasional. Menurutnya, konsumen yang memahami hak dan kewajibannya akan mendorong produsen menghadirkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
"Konsumen turut menentukan daya saing suatu produk. Konsumen cerdas memahami hak serta kewajibannya, dan akan mendorong produsen untuk menghasilkan produk yang memenuhi ekspektasi tersebut," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Ia menambahkan meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk berkualitas juga dapat membantu memperkuat industri dalam negeri. Menurutnya, perilaku konsumsi yang bijak dapat menekan laju impor sekaligus meningkatkan penggunaan produk lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau produk kita punya daya saing, masyarakat tentu akan memilih produk dalam negeri. Di sinilah peran konsumen menjadi sangat penting dalam mendukung ekonomi nasional," katanya.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti saat berbelanja, baik secara langsung maupun melalui platform perdagangan digital. Konsumen diminta memastikan kredibilitas penjual serta memahami informasi produk sebelum melakukan transaksi.
Ia membagikan sejumlah tips menjadi konsumen cerdas, mulai dari berbelanja di platform resmi, membeli sesuai kebutuhan, membandingkan harga dan kualitas, memeriksa label produk, hingga menyimpan bukti transaksi. Dokumentasi saat membuka paket atau unboxing juga disebut penting untuk mempermudah proses komplain jika terjadi masalah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Moga Simatupang mengatakan pemerintah juga menyediakan sejumlah kanal pengaduan untuk masyarakat yang mengalami persoalan transaksi. Pengaduan dapat dilakukan melalui WhatsApp, email, maupun layanan telepon resmi Kemendag.
Peserta dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Azhar Rinjani, menilai peringatan Harkonas relevan bagi generasi muda di tengah maraknya penipuan digital seperti phishing dan penipuan telepon. Ia berharap edukasi literasi konsumen terus diperluas agar masyarakat menjadi pembeli yang lebih kritis.
Harkonas diperingati setiap 20 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012. Pemerintah berharap momentum ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan konsumen demi menciptakan sistem perdagangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!