Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Peningkatan Kinerja Operasional, PTP Nonpetikemas Bengkulu Kembali Tangani Curah Cair dengan Sistem Drop Tank

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Dorong Peningkatan Kinerja Operasional, PTP Nonpetikemas Bengkulu Kembali Tangani Curah Cair dengan Sistem Drop Tank Doc: Dok. Istimewa
Ket. BM PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Choiron (kiri) dan Tim operasional melakukan pengecekan dan monitoring memastikan kegiatan bongkar muat curah cair berjalan aman, lancar, dan sesuai standar HSSE

BENGKULU – Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu memiliki peran strategis sebagai gerbang logistik dan perdagangan yang mendukung distribusi komoditas unggulan daerah serta aktivitas industri di Provinsi Bengkulu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi layanan kargo curah cair guna mendukung kelancaran rantai pasok industri hilir kelapa sawit sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai operator terminal nonpetikemas di Pelabuhan Pulau Baai, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) yang merupakan bagian dari Pelindo Group terus mengoptimalkan layanan kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran arus barang, termasuk komoditas curah cair. Salah satu wujud dukungan tersebut ditunjukkan melalui kegiatan  Curah Cair dengan layanan Drop Tank. Aktivitas tersebut yaitu pemuatan (loading) komoditas Olein sebanyak 3.500 ton menggunakan kapal MT. Bangun Rejo dengan tujuan Jawa Tengah. Kegiatan curah cair dengan metode drop tank ini dilakukan oleh PTP Nonpetikemas di Dermaga Nusantara Luar Lama sejak 8 - 9 Juni 2026.

Proses pemuatan yang dilakukan menggunakan sistem drop tank, yaitu metode penanganan kargo curah cair yang memungkinkan muatan dari truk ditampung terlebih dahulu pada tangki transit sebelum dipompa ke kapal. Metode ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pemuatan, serta menjaga keamanan dan kualitas muatan selama kegiatan berlangsung.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu, Mochammad Choiron Yusuf, menyampaikan bahwa penerapan sistem drop tank merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa, kecepatan operasional dan efesiensi biaya logistik serta safety  dalam penanganan kargo curah cair. 

“Pemuatan Olein sebanyak 3.500 ton ini menunjukkan kesiapan Pelabuhan Pulau Baai dalam melayani komoditas curah cair secara lebih efektif, efisien dan aman. Ini adalah layanan kedua yang dilakukan oleh PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu setelah layanan perdana pada awal mei lalu. Penerapan sistem ini mampu meningkatkan kinerja operasional yang tercermin dari capaian produktivitas Ton/Gang/Hour (T/G/H) sebesar 84 ton per jam, melampaui target yang ditetapkan sebesar 63 ton per jam yang ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Dengan layanan Drop Tank ini menunjukkan produktivitas lebih tinggi hingga dua kali lipat dari metode konvensional yang capaiannya 40 ton per jam, ujar Choiron,". 

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semakin besarnya peran Pelabuhan Pulau Baai dalam mendukung distribusi komoditas unggulan Bengkulu ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, penerapan sistem tersebut mampu mengoptimalkan proses operasional secara lebih efektif dan efisien dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan.

Komoditas Olein merupakan salah satu produk turunan kelapa sawit yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri pangan, minyak goreng, serta berbagai produk manufaktur lainnya. Kelancaran distribusi komoditas ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas industri dan rantai pasok nasional.

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan bahwa aktivitas pemuatan Olein ini menjadi salah satu indikator meningkatnya pemanfaatan Pelabuhan Pulau Baai dalam mendukung distribusi komoditas unggulan daerah.

"Pelabuhan Pulau Baai memiliki peran strategis sebagai gerbang perdagangan dan logistik Provinsi Bengkulu. Seiring dengan upaya normalisasi alur pelayaran yang terus dilakukan, kami optimistis kapasitas dan aktivitas kepelabuhanan di Pulau Baai akan semakin meningkat. Hal ini membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan arus barang, peningkatan konektivitas logistik, serta pengembangan sektor industri dan perdagangan di Bengkulu," ujar Dimas.

Menurut Dimas, Pelindo bersama seluruh entitas dalam Pelindo Group, termasuk PTP Nonpetikemas, terus berkolaborasi meningkatkan keandalan layanan dan kesiapan infrastruktur pelabuhan agar mampu mengakomodasi kebutuhan logistik yang terus berkembang.

“Pelabuhan Pulau Baai merupakan gerbang logistik utama yang mendukung arus perdagangan dan distribusi komoditas unggulan Bengkulu. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan operasional serta fasilitas  baik layanan curah cair, curah kering maupun general cargo untuk mengakomodasi pertumbuhan arus barang dari sektor perkebunan, pertambangan, maupun industri lainnya. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pelabuhan Pulau Baai diharapkan semakin berperan sebagai pusat logistik dan perdagangan yang berdaya saing, mendukung distribusi komoditas ke pasar domestik maupun internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan konektivitas logistik nasional,” ujar Dimas.

SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa  implementasi layanan drop tank ini merupakan bagian dari program inovasi dan strategi perusahaan yang sebelumnya telah diimplementasikan di Pelabuhan Pangkal Balam, dan ini cabang kedua yang menngimplementasikannya yaitu Pelabuhan Bengkulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Cedera Badosa Bantu Sherif Juara

19 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati

Fasilitas desalinasi untuk warga pesisir

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...

Festival UFO Indonesia

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival UFO Indonesia

Pembangunan kanopi di Stasiun Bogor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pembangunan kanopi di Stasi...
Ekonomi
Realisasi penggunaan BBM be...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.