Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Kirim Kapal Tempur ke Timur Tengah, Siap Amankan Selat Hormuz

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 09:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inggris Kirim Kapal Tempur ke Timur Tengah, Siap Amankan Selat Hormuz Doc: BBC
Ket. HMS Dragon adalah salah satu dari enam kapal perusak Tipe 45 milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

ISTANBUL - Kementerian Pertahanan Inggris pada Sabtu menyatakan telah mengerahkan sebuah kapal tempur ke Timur Tengah sebagai persiapan akan kemungkinan digelarnya misi internasional untuk melindungi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

HMS Dragon, kapal penghancur Tipe 45 yang sebelumnya ditempatkan di Laut Mediterania timur dekat Siprus, akan bersiaga di kawasan tersebut untuk ikut serta dalam inisiatif maritim Inggris-Prancis jika kondisi memungkinkan, ungkap laporan berbagai media Inggris.

Rencana misi yang didukung Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tersebut bertujuan menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

"Kami dapat memastikan bahwa HMS Dragon akan dikerahkan ke Timur Tengah untuk bersiaga menjelang kemungkinan pelaksanaan misi multinasional dalam rangka melindungi pelayaran internasional, saat kondisi memungkinkan untuk melintas di Selat Hormuz," kata juru bicara Kemhan Inggris.

"Pra-penempatan HMS Dragon adalah bagian dari perencanaan bijak yang akan memastikan kesiapan Inggris, sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis, untuk mengamankan selat tersebut," ucap dia, menambahkan

Ketegangan meningkat di kawasan itu setelah Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari melancarkan serangan ke Iran, yang kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk Persia.

Perang tersebut mengakibatkan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Pada 8 April, gencatan senjata disepakati dengan mediasi Pakistan, tetapi tahap pertama perundingan damai di Islamabad pada 11 April gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditentukan, sehingga memberi waktu bagi semua pihak agar mengupayakan solusi konflik secara permanen melalui diplomasi.

Namun, sejak 13 April, AS telah memblokade lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis itu.

Adapun pada Selasa (5/5), Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS akan menunda untuk sementara pelaksanaan "Project Freedom" untuk memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Dengan demikian, blokade AS terhadap Iran akan tetap dilanjutkan, kata Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.