Presiden Ingin Semua Lembaga Pemerintahan Direformasi
📅 Kamis, 07 Mei 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim PenulisSedangkan terkait rekomendasi penghapusan praktik “kuota khusus” dalam proses rekrutmen anggota Polri sebagai bagian dari pembenahan pada aspek manajerial, Dofiri menjelaskan bahwa rekrutmen Polri menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat kepada Komisi Reformasi.
Ia mengungkapkan bahwa KPRP mendapatkan informasi terkait adanya pembayaran tertentu oleh oknum untuk masuk Korps Bhayangkara. “Saya ceritakan di awal tadi aspirasinya, ‘Kenapa masuk polisi masih ada bayar segala macam, nembak di atas kuda’. Nembak di atas kuda itu artinya dia mengatasnamakan saja, ‘Oh saya kenal dengan ini melalui dia’,” katanya.
Maka dari itu, KPRP merekomendasikan agar praktik yang menggunakan istilah kuota khusus tersebut dihilangkan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.“Ditengarai seperti misalnya konon ada ‘kuota khusus’, lalu jalur tertentu, ini yang kemudian ke depan tidak boleh lagi, harus dihilangkan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar telah menyatakan bahwa rekrutmen Polri akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan transparan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, purnawirawan Polri itu mengatakan bahwa KPRP juga merekomendasikan agar panitia seleksi rekrutmen Polri harus multiaktor. Artinya, tidak hanya melibatkan pihak internal, tetapi juga pihak eksternal.
Tidak hanya itu, direkomendasikan pula agar pengumuman hasil tes rekrutmen Polri segera disampaikan kepada masyarakat dalam waktu satu hari. “Ini menghindari perkataan orang ‘kan nanti berkas itu setelah kemudian oleh panitia bisa diganti segala macam’, ini menghindari itu. Langsung diumumkan,” ucapnya.
Hasil tes itu, ujar Dofiri, kemudian dimasukkan ke suatu website sehingga seluruh masyarakat bisa membaca dan mengetahui hasil rekrutmen secara transparan. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!