Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Provinsi DKI Jakarta Akan Gandeng Daerah Penyangga untuk Sediakan 'Park And Ride'

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Provinsi DKI Jakarta Akan Gandeng Daerah Penyangga untuk Sediakan 'Park And Ride' Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat wawancara khusus dengan ANTARA di Balai Kota, Rabu (25/2/2026).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berkolaborasi dengan wilayah penyangga untuk menyediakan parkir kendaraan pribadi untuk menggunakan transportasi umum atau "park and ride" sebagai upaya menekan kebiasaan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

“Saya itu mengharapkan orang jangan dari rumah menggunakan kendaraan pribadi sampai masuk ke Jakarta baru menggunakan transportasi umum Jakarta. Yang saya harapkan park and ride itu ada di dekat rumah masing-masing,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, saat wawancara khusus ANTARA di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/2).

Untuk itu, Pramono mengatakan pihaknya akan melakukan kerja sama dengan daerah-daerah penyangga seperti Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor untuk menyediakan "park and ride" di daerah penyangga.

Jika hal itu sudah terwujud, Pramono menilai kemacetan di Jakarta akan menurun secara signifikan.

Tak hanya itu, dia berharap daerah penyangga dapat membuatkan fasilitas halte Transjabodetabek yang nyaman untuk masyarakat, sehingga angka kemacetan dapat dikurangi dengan bertambahnya jumlah pengguna transportasi umum.

“Jangan kemudian, mohon maaf semuanya jadi beban Jakarta. Karena sekarang ini semua alat transportasinya sepenuhnya Jakarta. Termasuk subsidinya sepenuhnya Jakarta. Saya hanya berharap kemudian haltenya mohon bisa disiapkan juga yang baik. Supaya siapapun yang akan turun nggak kepanasan dan kehujanan,” ungkap Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat pula menegaskan bahwa Transjabodetabek akan terus berjalan meski terdapat komplain tidak adanya halte di beberapa daerah penyangga.

Menurut Pramono, meningkatnya animo masyarakat terhadap Transjabodetabek merupakan sinyal positif bagi pengembangan transportasi publik lintas wilayah.

Namun, kondisi tersebut harus diimbangi dengan kesiapan sarana dan prasarana, khususnya di wilayah penyangga seperti Depok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.