Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klarifikasi Koarmada I Terkait Wafatnya Prajurit TNI AL di KRI dr. Radjiman Wedyoningrat

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 14:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Klarifikasi Koarmada I Terkait Wafatnya Prajurit TNI AL di KRI dr. Radjiman Wedyoningrat Doc: marinetraffic.com
Ket. KRI dr. Radjiman Wedyoningrat milik TNI AL.

TANJUNGPINANG - TNI Angkatan Laut (AL) melalui Komando Armada (Koarmada) I mengklarifikasi mengenai wafatnya seorang prajurit Kelasi Dua (KLD) Ghofirul Kasyfi (22) di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat pada 26 April 2026.

"Pertama-tama, jajaran TNI AL, khususnya keluarga besar Koarmada I menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. Doa terbaik kami iringkan untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa dalam keterangan resmi di Tanjungpinang, Kepri, Kamis (7/5).

Kolonel Ary juga meluruskan terkait adanya pemberitaan mengenai kejanggalan fisik pada jenazah Ghofirul Kasyfi.

Ia menyampaikan berdasarkan hasil visum et repertum resmi yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Mintohardjo Jakarta tertanggal 26 April 2026, tidak ditemukan lebam akibat kekerasan benda tumpul pada tubuh almarhum, dan tidak ditemukan pendarahan pada area selangkangan sebagaimana informasi yang beredar.

Pemeriksaan visum tersebut, kata dia, turut dihadiri oleh pihak keluarga Ghofirul, dan sudah dilakukan dokumentasi baik foto maupun video.

Adapun luka pada bagian leher merupakan luka tekan yang melingkar, disertai pengelupasan kulit ari yang pola dan karakteristiknya secara medis identik dengan luka gantung.

"Dengan demikian, hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa penyebab kematian almarhum adalah murni akibat gantung diri, bukan karena tindakan kekerasan," ungkap Kadispen Koarmada I.

Kadispen lebih lanjut mengatakan, jenazah Ghofirul telah dimakamkan di kampung halamannya secara militer pada tanggal 27 April 2026 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemayoran, Bangkalan, Jawa Timur.

Kolonel Ary juga menegaskan pihak keluarga yang diwakili oleh ibu kandung almarhum telah menyatakan secara sadar untuk menolak tindakan otopsi yang dituangkan dalam dokumen pernyataan resmi pada tanggal 30 April 2026.

Sedangkan soal luka lebam pada jenazah yang terlihat sesaat sebelum dimakamkan, menurutnya, hal itu merupakan Livor Mortis atau salah satu tanda pasti kematian yang disebabkan berhentinya sirkulasi darah, sehingga sel darah merah mengendap ke bagian tubuh terendah akibat pengaruh gaya gravitasi.

Kadispen pun angkat suara menyangkut adanya pihak AL yang mendatangi kediaman Ghofirul, karena pada saat pengecekan personel di kapal, ia tidak hadir beberapa kali, sehingga pihak KRI meminta bantuan kepada Lanal Batuporon guna mengunjungi kediaman serta menanyakan keberadaannya.

"Untuk barang pribadi milik almarhum, sudah diantar dan diserahkan serta telah diterima oleh pihak keluarga, dalam hal ini ibu kandung almarhum atas nama Yatik Andriyani yang berada pada nomor urut satu di kartu keluarga almarhum," ungkapnya.

Koarmada I mengimbau kepada media dan masyarakat untuk merujuk pada keterangan resmi dengan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga terhindar dari timbulnya spekulasi yang dapat melukai perasaan keluarga maupun mencederai nama baik institusi.

"TNI AL dalam hal ini Koarmada I tetap berkomitmen pada transparansi dan kebenaran fakta," kata Kadispen Koarmada I.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.