Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menlu AS Tak Hadir di KTT G20 Johannesburg, Presiden Afsel: Bukan Bencana Besar

1 Jumat, 21 Feb 2025, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu AS Tak Hadir di KTT G20 Johannesburg, Presiden Afsel: Bukan Bencana Besar Menlu AS Tak Hadir di KTT G20 Johannesburg, Presiden Afsel: Bukan Bencana Besar Doc: AFP
Ket. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa memberikan pidato pada konferensi pers selama Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Johannesburg pada 20 Februari 2025.

JOHANNESBURG - Keputusan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tidak menghadiri pertemuan menteri luar negeri G20 di Afrika Selatan pada Kamis (20/2) bukanlah "tabrakan kereta api" atau boikot, kata Presiden Cyril Ramaphosa.

Rubio mengumumkan awal bulan ini, ia tidak akan menghadiri pembicaraan antara para diplomat tinggi dari G20, ekonomi terbesar di dunia, karena agenda "anti-Amerika" dari pemerintah tuan rumah.

"Apa yang terjadi sekarang dengan ketidakhadiran menteri luar negeri, pada akhirnya, bukanlah sebuah tabrakan kereta api," kata Ramaphosa kepada wartawan setelah ia membuka pertemuan dua hari yang dihadiri oleh para menteri luar negeri dari sejumlah negara termasuk Russia, Tiongkok, dan India.

Amerika Serikat diwakili oleh wakil kepala misi di kedutaan besar Amerika Serikat di Pretoria. 

“Jadi ini bukan boikot,” kata Ramaphosa.

Afrika Selatan, tuan rumah presiden bergilir G20 tahun ini, menjadi sasaran Amerika Serikat karena memimpin kasus di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan tindakan "genosida" dalam serangannya ke Gaza, yang dibantah Israel.

Awal bulan ini, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan dukungan keuangan ke negara tersebut, mengutuk reformasi tanah yang bertujuan untuk memperbaiki ketidaksetaraan yang terjadi selama era apartheid.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan pada hari Kamis, ia juga tidak akan menghadiri pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Cape Town minggu depan.

"Ketidakhadiran beberapa pemimpin bukanlah akhir dari dunia," kata Ramaphosa. Ia yakin proses diplomatik akan mampu "menyelesaikan masalah yang mungkin muncul dalam hubungan kita".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
IQAir Catat Polusi Udara Ja...

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.