Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel Berbasis Ekonomi Sirkular, Pertamina Patra Niaga jadi Pionir

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Kembangkan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel Berbasis Ekonomi Sirkular, Pertamina Patra Niaga jadi Pionir Doc: Pertamina

JAKARTA  – Pertamina Patra Niaga memperluas ekosistem penyediaan feedstock Sustainable Aviation Fuel (SAF) dari minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) dengan mengedepankan konsep ekonomi sirkular yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui program pengumpulan minyak jelantah yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina dan penempatan di lokasi-lokasi strategis Pertamina, Pertamina Patra Niaga mendorong masyarakat menjadi bagian dari rantai pasok energi bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menjelaskan bahwa dalam ekosistem SAF di Pertamina, Pertamina Patra Niaga berperan menyediakan feedstock dengan mengumpulkan minyak jelantah melalui dua jalur, yaitu jaringan ritel dan kemitraan kolektif atau industri.

“Melalui jalur ritel, kami mengumpulkan minyak jelantah rumah tangga yang saat ini sudah dilakukan di 10 titik seperti di SPBU. Rencana ini akan diperluas dengan menambah 25 titik lagi sehingga masyarakat dapat lebih mudah menyerahkan minyak jelantahnya. Sementara untuk jalur kemitraan akan memanfaatkan kolaborasi kemitraan dengan asosiasi. Potensi ini bisa berkembang menjadi gerakan nasional dan membangun peluang ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada Desember 2024 hingga Juli 2025, program pengumpulan minyak jelantah ini telah berhasil mengajak partisipasi masyarakat untuk mengumpulkan lebih dari 86 ribu liter minyak jelantah rumah tangga dan melibatkan 2.443 masyarakat di 10 lokasi di Indonesia.

Saat ini, titik-titik pengumpulan minyak jelantah berada di SPBU COCO MT Haryono, SPBU COCO Kalimalang, RS Pelni, RS Pusat Pertamina, Kantor Pertamina Patra Niaga, SPBU COCO BSD City, SPBU COCO Dago Bandung, SPBU COCO Semarang, Pertamina Coop Mart Plaju, dan Sport Centre Plaju.

Lebih lanjut, Mars Ega menambahkan bahwa nantinya lembaga penyalur yang dimiliki Pertamina Patra Niaga serta jaringan milik berbagai entitas di dalam Pertamina Group seperti IHC dan Patra Jasa bahkan program-program pemberdayaan masyarakat akan menjadi titik-titik pengumpulan minyak jelantah, membangun ekosistem berkelanjutan yang menghubungkan rumah tangga dan pelaku usaha mikro dan kecil untuk berpartisipasi menjadi bagian dalam ekosistem penyediaan SAF.

“Pendekatan ini dapat menjadi model penerapan ekonomi sirkular di sektor energi. Minyak jelantah yang biasanya dibuang bisa diubah menjadi bahan bakar penerbangan rendah emisi. Siklus ini menguntungkan masyarakat, mengurangi limbah, dan mendukung transisi energi,” pungkas Mars Ega.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Babel Bergerak Lindungi Ana...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.