Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Kabupaten Penajam Perkuat Sistem Irigasi

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Strategi Kabupaten Penajam Perkuat Sistem Irigasi Doc: ANTARA/ Nyaman Bagus Purwaniawan)
Ket. Petani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, panen padi.

PENAJAM PASER UTARA – Irigasi lahan pertanian sangat penting dan bersifat krusial untuk menjamin ketersediaan air yang cukup dan merata bagi tanaman, terutama saat musim kemarau atau curah hujan rendah.

Sistem irigasi yang baik meningkatkan produktivitas, memastikan hasil panen optimal, menyuburkan tanah, serta mencegah kegagalan panen, menjadikannya kunci ketahanan pangan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memperkuat infrastruktur irigasi atau pengairan lahan pertanian di daerahnya melalui aplikasi Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (SIPURI)

"SIPURI mengintegrasikan usulan daerah dengan pemerintah pusat," ujar Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara Weliam Yunior ketika ditanya mengenai infrastruktur pengairan di Penajam, Rabu (6/5).

Melalui SIPURI usulan dari pemerintah kabupaten bisa langsung terhubung dengan pemerintah pusat, melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, jelas dia, yang sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan swasembada pangan.

Sejumlah program pengairan 2025 telah memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara, antara lain pembangunan empat unit jaringan irigasi air tanah (JIAT) di Desa Labangka Barat, Babulu Darat, Labangka, dan Desa Rawa Mulia.

"Dana pembangunan JIAT itu sekitar Rp8,5 miliar, juga peningkatan jaringan pengairan di daerah irigasi (DI) Kecamatan Waru dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar," jelasnya.

Lima titik pembangunan JIAT dikerjakan pada 2026, dengan lokasi Desa Labangka, Gunung Mulia dan Desa Gunung Intan, serta Kelurahan Petung, dengan dana sekitar Rp10 miliar yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan BWS Kalimantan IV.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengusulkan peningkatan jaringan irigasi di empat daerah irigasi (DI), yakni DI Waru, DI Babulu Darat, DI Rawa Labangka, dan DI Waru Masyarakat dengan dana sekitar Rp53 miliar.

Selain itu, Pemkab PPU juga mengusulkan program irigasi tahun 2026 dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp53 miliar. Usulan tersebut mencakup peningkatan jaringan irigasi di empat daerah irigasi, yakni DI Waru, DI Babulu Darat, DI Rawa Labangka, dan DI Waru Masyarakat.

"Ada lagi pembayaran JIAT di sejumlah titik, antara lain di DI Rawa Sebakung sebanyak 12 titik dan DI Rawa Labangka sebanyak tiga titik," katanya.

Kemudian normalisasi Sungai Lawe-Lawe, Sungai Riko, dan Sungai Sesulu yang juga dijadwalkan berjalan pada 2026, demikian Weliam Yunior.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

58 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.