Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laga Persija Vs Persib Gagal Digelar di Jakarta, Jakmania Sangat Kecewa, Ini Alasan Pihak Kepolisian!

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 18:14 WIB | Oleh:
Laga Persija Vs Persib Gagal Digelar di Jakarta, Jakmania Sangat Kecewa, Ini Alasan Pihak Kepolisian! Doc: ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Ket. Ketua panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta Ferry Indrasjarief saat ditemui awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

JAKARTA - Macan Kemayoran kembali gagal menggelar laga kandang melawan Persib Bandung di Jakarta, setelah keputusan pemindahan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Ketua panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta Ferry Indrasjarief mengaku sangat kecewa.

"Kecewa sekali, padahal kita sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kita sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini kita tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun liga khawatir dengan kondisi ini," kata pria yang akrab disapa Bung Ferry itu ketika ditemui awak media termasuk di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 itu tidak bisa digelar di Jakarta setelah pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian, sehingga operator liga I.League memutuskan memindahkan pertandingan ke Segiri dengan waktu sesuai jadwal yakni Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB.

Ferry mengaku pihaknya mendapat keterangan dari pihak kepolisian bahwa terdapat kekhawatiran gangguan keamanan pasca perayaan Hari Buruh 1 Mei.

"Tadi sudah dibilang ya bahwa setelah May Day ada indikasi akan ada lagi, kemungkinan mereka khawatir seperti itu," katanya.

"Kemarin ada kejadian di Bandung kan, ada seratus orang lebih yang ditangkap. Mungkin dari hasil interogasi itu mereka menganggap bahwa Jakarta rawan," ujar dia menambahkan.

Sebelum diputuskan digelar di Samarinda, Bung Ferry menyebut pihak liga menyediakan dua opsi bahwa laga ini bisa digelar di Jepara atau Surabaya.

Ia kemudian memilih opsi di Surabaya karena mudahnya akses dari Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. Setelah memilih Surabaya, Ferry berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk panitia pelaksana laga Persebaya Surabaya hingga Bonek Mania, yang semuanya mengatakan kesiapan untuk membantu terselenggaranya laga Persija melawan Persib di Kota Pahlawan.

Namun, pilihan bermain di Surabaya dibatalkan setelah Bung Ferry mengetahui bahwa jika laga masih dimainkan di Pulau Jawa, akan digelar tanpa penonton.

Pilihan venue pertandingan pun selanjutnya mengarah ke Bali, namun Stadion Kapten I Wayan Dipta tak bisa dipakai karena digunakan tim tuan rumah Bali United untuk menjamu Borneo FC satu hari setelah laga Persija menghadapi Persib. Dari sini, opsi Stadion Segiri itu pun muncul.

"Kalau kita pakai tanggal 10 (Mei) mereka nggak bisa, ada OT (official training). Nah, saya tanya sama pihak Bali, 'Kalian tanding sama siapa?' Tanding sama Borneo. Oh, berarti Borneo nggak dipakai dong stadionnya? Itulah kemudian pertimbangannya saya coba izin untuk coba kontak Borneo," katanya.

Bung Ferry pun mengatakan pihaknya mendapatkan kerugian dari perpindahan venue laga kandang ini ke Samarinda. Selain dari segi finansial, kerugian juga dikatakan Bung Ferry datang dari sisi suporter yang kembali tak merasakan tim kesayangannya bertanding melawan musuh bebuyutan Persib di Jakarta selama tujuh tahun lamanya.

Terakhir kali Persija melawan Persib di Jakarta adalah pada tahun 2019 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Kami kecewa sekali, tapi memang kayaknya harus dipikirkan untuk ke depannya kita harus bikin jadwal yang di mana pertandingan Persija-Persib itu jangan yang bulan-bulan krusial kayak gini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.