Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Harga Bawang Putih Tak Terkendali, Bapanas Gandeng Distributor dan Importir

📅 Senin, 27 Jul 2026, 06:45 WIB | Oleh:
Jaga Harga Bawang Putih Tak Terkendali, Bapanas Gandeng Distributor dan Importir Doc: antara foto
Ket. Harga bawang putih di pasar tradisional.

JAKARTA - Harga bawang putih semakin tak terkendali. Kondisi itu membuat Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggandeng distributor dan importir untuk memperkuat pasokan bawang putih.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan importir dan distributor akan dioptimalkan menyalurkan pasokan, terutama menuju timur Indonesia, guna memperkuat ketersediaan serta menstabilkan harga.

"Kami akan mengumpulkan para importir, tentu dengan distributor. Nah setelah itu dilakukan pendistribusian ke wilayah-wilayah timur, karena tentu juga perlu kita jaga harga disana. Relatif distribusinya masih agak berat dan tentu kita harus carikan solusi," kata Ketut dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (26/7).

Dia mengaku pihaknya akan melibatkan para importir dan distributor secara aktif. Optimalisasi pasokan dari pengadaan luar negeri yang telah dipegang para pelaku usaha harus juga dapat didistribusikan ke wilayah timur Indonesia.

Lebih lanjut dia mengatakan dalam mengatasi Indeks Perkembangan Harga (IPH) bawang putih sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat masih terjadi peningkatan sepanjang Juli 2026, pemerintah memantau kondisi harga di tingkat pedagang grosir.

Salah satu lokasi pemantauan pasokan bawang putih dilakukan Bapanas di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) Jakarta. Hasil pemantauan masih cukup aman.

Bapanas bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Dinas KPKP) Provinsi DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya menjumpai harga bawang putih jenis honan cukup stabil. Namun, jenis bawang putih kating yang lebih digemari masyarakat memerlukan pasokan yang lebih intensif.

"Harga bawang putih memang trennya agak sedikit naik. Kami tanya langsung ke pedagang bawang putih, disini memang ada 2 kategori, kalau bicara bawang putih honan relatif stabil. Kemudian yang kating memang relatif agak tinggi," terang Ketut.

Adapun level harga bawang putih jenis honan di PIKJ terpantau mulai mengalami penurunan dari Rp23.000 per kilogram (kg) menjadi Rp22.500 per kg. Sementara untuk bawang putih jenis kating yang lebih digemari masyarakat perlu ada penambahan stok ke pasar tingkat distributor pertama seperti PIKJ.

Dia mengatakan pasokan bawang putih kating dari luar negeri masih terbatas, sementara permintaannya di Jakarta relatif tinggi sehingga pemerintah akan berkoordinasi kembali dengan para importir.

Menurut Ketut, penambahan pasokan bawang putih kating diharapkan mampu menurunkan harga dan menjaga stabilitas pasar karena PIKJ menjadi barometer distribusi yang memasok kebutuhan Jakarta serta berbagai wilayah di Indonesia.

"Dengan posisi PIKJ yang stoknya relatif stabil, mudah-mudahan ke depan, harga bisa kita kendalikan dengan baik. Ini karena PIKJ distribusinya tidak hanya Jakarta tapi ke berbagai wilayah. Ini tentu menjadi barometer," tambah Ketut.

Bapanas berharap kepastian stok bawang putih di PIKJ dapat memberikan efek berantai terhadap stabilitas pasokan dan harga di berbagai daerah, terutama wilayah Indonesia Timur yang masih mengalami fluktuasi.

Menurut Ketut, pengendalian harga di tingkat distributor dan pedagang grosir PIKJ mampu menjaga kestabilan harga bawang putih pada daerah-daerah sebaran, termasuk timur Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Kabut Asap Pekat Menyelimuti Singapura

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Pekat Menyelimut...

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Sulawesi Utara

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antrean Kendaraan Mengular ...
Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.