Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balapan F1 Dipindah dari Bahrain ke Malaysia

📅 Senin, 27 Jul 2026, 07:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balapan F1 Dipindah dari Bahrain ke Malaysia Doc: Giuseppe CACACE / AFP
Ket. Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem tersenyum setelah Grand Prix Formula Satu Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain di Sakhir.

JAKARTA – Setelah pembahasan antara negara Bahrain, pihak Formula 1 dan Malaysia, maka Grand Prix Bahraian dipindah ke Malaysia. Dengan demikian, Malaysia akan menjadi tuan rumah pengganti Grand Prix Bahrain yang dijadwalkan berlangsung 2-4 Oktober.

Sirkuit International Sepang terpilih sebagai penyelenggara grand prix ini setelah penyelenggara Formula 1 setelah memindahkan kalender balapan. “Kami dengan senang hati mengonfirmasi bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain pada tahun 2026,” kata CEO Formula 1, Stefano Domenicali, Minggu.

Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengatakan perubahan ini telah dipertimbangkan dengan matang mengingat Sirkuit Sepang telah memenuhi standar penyelenggaraan. “Dalam proses ini, FIA, Manajemen Formula Satu, dan mitra kami di Bahrain telah bekerja keras untuk mengeksplorasi setiap pilihan. Keselamatan dan kesejahteraan tim, relawan, pejabat, rekan-rekan kami, dan fans tetap menjadi prioritas tertinggi kami,” kata Ben Sulayem.

“Malaysia telah lama memegang tempat penting dalam sejarah Formula 1 dan kembalinya Kejuaraan ke Sepang merupakan bukti hubungan dekat kami dengan Asosiasi olahraga Malaysia, komitmen yang berkelanjutan dari Pemerintah Malaysia, dan kekuatan kerjasama internasional dalam olahraga kami,” tambahnya. Sirkuit Sepang sebelumnya masuk kalender F1 setelah debut pada 1999.

GP Bahrain sebelumnya dijadwalkan berlangsung April lalu, namun konflik Iran menghadapi Amerika Serikat-Israel membuat sejumlah negara di Timur Tengah terdampak. Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan Malaysia siap menyambut kembali balap dunia Formula 1 (F1) di Sirkuit Sepang, Malaysia tahun ini.

Anwar dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Minggu, menegaskan telah berbicara dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Bahrain, Pangeran Salman bin Hamad Al Khalifa, selaku pemimpin negara tuan rumah F1, serta Presiden dan CEO Formula 1 Stefano Domenicali.

“Kami merasa terhormat dapat mendukung Kerajaan Bahrain, Formula 1, dan FIA dalam menyelenggarakan Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix di Sirkuit Internasional Sepang tahun ini,” kata Anwar. Berdasarkan catatan, F1 di Sirkuit Sepang, Malaysia terakhir kali diselenggarakan pada 2017.

Anwar menyampaikan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan rakyat Bahrain, atas kepercayaan dan keyakinan yang telah diberikan kepada Malaysia. Menurut Anwar, kerja sama itu lebih dari sekadar penyelenggaraan ajang olahraga kelas dunia, namun juga mencerminkan persahabatan yang telah terjalin lama, rasa saling percaya, dan kemitraan erat antara Malaysia dan Bahrain. Ini sekaligus menegaskan kembali kesiapan dan kemampuan Malaysia dalam menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional berskala besar.

“Malaysia siap menyambut kembali Formula 1, FIA, tim-tim, dan para penggemar dari seluruh dunia di Sepang,” jelasnya. Malaysia menantikan kesempatan untuk menunjukkan infrastruktur kelas dunia, keunggulan operasional, dan keramahan kami, sekaligus semakin mempererat hubungan antara kedua negara melalui kesempatan istimewa ini. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.