Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BI DKI: Industri Film Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, Target Kota Sinema 2027

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 17:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Kepala BI DKI: Industri Film Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, Target Kota Sinema 2027 Doc: Antara
Ket. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan di Jakarta, Kamis (2/4)

ll

JAKARTA – Pesatnya pertumbuhan industri perfilman nasional membuka peluang besar bagi DKI Jakarta untuk mengokohkan posisinya sebagai pusat ekosistem film nasional. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menegaskan penguatan local capture menjadi agenda utama agar aktivitas produksi film memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi Jakarta.

“Aktivitas produksi film dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian, dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang atau endogenous growth,” ujar Iwan Setiawan di Jakarta, Rabu (6/5).

Menurut Iwan, penguatan local capture ditempuh melalui tiga intervensi bertahap: Penyederhanaan Perizinan, pembentukan Jakarta Film Commission, dan Insentif Berbasis Local Spend. Langkah ini bertujuan agar belanja produksi, talenta, vendor, hingga infrastruktur kreatif lebih banyak terserap di Jakarta.

*Empat Modal Besar Film Indonesia*  

Iwan memaparkan, Indonesia memiliki empat kekuatan utama dalam pengembangan industri film:

Pertama, demografi. Populasi lebih dari 280 juta, dengan 50% Gen Z & milenial. Konsumsi OTT dan bioskop tinggi, bahkan lebih besar dari Korea dan Jepang.

Kedua, budaya. Keragaman cerita lokal menjadi potensi franchise Intellectual Property yang kuat, mulai dari horor, legenda, pahlawan, hingga religi. “Potensinya mirip India tapi belum optimal,” kata Iwan.

Ketiga, alam. Lokasi syuting beragam, dari pantai, hutan, gunung, hingga perkotaan. Biaya produksi lebih rendah dan lebih unggul dibanding Korea/Jepang.

Keempat, Teknologi & Distribusi. Penetrasi OTT seperti Netflix dan Vidio meningkat. Talenta animasi & VFX tumbuh, meski masih tertinggal dari Korea/Jepang.

Kolaborasi Wujudkan Jakarta Kota Sinema 2027

Untuk merealisasikan visi Jakarta Kota Sinema 2027, BI DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta. “Objektifnya mendorong generasi muda menjadi kreator, memperkuat ekosistem perfilman Jakarta, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif,” jelas Iwan.

Upaya ini diwujudkan melalui Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026 yang menjadi bagian dari flagship event BI DKI: Jakarta Kreatif Festival.

Rangkaian Program JYFF 2026

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

BPBD DKI Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...

Banjir Bandang Melanda Solok

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Banjir Bandang Melanda Solok
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.