Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Rawit Rp63.850/Kg, Telur Ayam Rp31.250/Kg

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Cabai Rawit Rp63.850/Kg, Telur Ayam Rp31.250/Kg Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Cabai rawit merah, cabai merah keriting dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Rawamangun, Jakarta.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan di Rabu (06/5), pukul 08.20 WIB, komoditas cabai rawit merah mencapai Rp63.850 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp31.250 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp46.300 per kg, bawang putih Rp39.050 per kg.

Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.500 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.100 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.950 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.900 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp50.350 per kg, cabai merah keriting Rp48.250 per kg, dan cabai rawit hijau Rp48.800 per kg.

Kemudian, daging ayam ras segar Rp39.000 per kg, daging sapi kualitas I Rp147.700 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp139.150 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.200 per kg, gula pasir lokal Rp19.200 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.850 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.950 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.