Generasi Emas Tuan Rumah Bidik Juara Italian Open
📅 Rabu, 06 Mei 2026, 06:54 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraROMA - Kota Roma menyambut ajang tenis lapangan tanah liat Italian Open 2026 yang berlangsung 6-17 Mei. Turnamen prestisius ini menjadi pemanasan terakhir sebelum Roland-Garros (Prancis Open), digelar di kompleks bersejarah Foro Italico, arena yang pernah menjadi bagian dari Olimpiade Roma 1960.
Tuan rumah Italia datang dengan generasi emas. Sorotan tertuju pada Jannik Sinner di sektor putra dan Jasmine Paolini di sektor putri. Mereka didukung talenta muda seperti Flavio Cobolli dan Elisabetta Cocciaretto. Pada nomor ganda, Sara Errani akan berduet dengan Paolini, sementara Simone Bolelli dan Andrea Vavassori memperkuat sektor putra.
Di tengah absennya Carlos Alcaraz, peluang Sinner kian terbuka. Petenis nomor satu dunia itu tengah memburu sejarah setelah merebut lima gelar ATP Masters 1000 secara beruntun, termasuk empat musim ini. Tak terkalahkan sejak Februari, Sinner datang ke Roma dengan kepercayaan diri tinggi dan ambisi meraih gelar perdana di kandang.
Namun, tantangan tetap mengancam. Jadwal padat dan kelelahan menjadi ancaman utama bagi petenis 24 tahun tersebut. Dalam undian, dia berpotensi menghadapi kompatriotnya Matteo Berrettini sebelum kemungkinan duel ulang melawan Arthur Fils. Ujian berikutnya bisa datang dari Andrey Rublev atau Ben Shelton, yang sama-sama berambisi menembus dominasi Sinner di lapangan tanah liat.
Persaingan juga diprediksi makin ketat dengan kehadiran Novak Djokovic yang kembali ke Roma. Dengan pengalaman dan ketenangan, Djokovic tetap menjadi ancaman serius. Dia berpeluang bertemu Lorenzo Musetti di perempat final, dalam duel yang sarat gengsi dan sejarah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor putri, Aryna Sabalenka memburu gelar perdananya di Roma. Persaingan ketat datang dari Coco Gauff dan Paolini, finalis tahun lalu. Selain itu, potensi laga besar antara Iga Swiatek dan Naomi Osaka menjadi salah satu duel yang paling dinanti.
Nama lain seperti Elena Rybakina dan Elina Svitolina turut menambah kedalaman persaingan. Keduanya sama-sama memiliki rekam jejak kuat di lapangan tanah liat dan siap mencuri perhatian.
Dengan kondisi lapangan yang lebih mendekati karakter Prancis Open dibanding Madrid, Roma menjadi barometer ideal menuju Grand Slam kedua musim ini. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!