Migrasi Manusia Purba dari Afrika karena Malaria?
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 07:11 WIB | Oleh: Haryo BronoMutasi ini memberikan perlindungan parsial terhadap malaria, sehingga lebih umum ditemukan pada populasi yang secara historis tinggal di wilayah endemik. Fenomena ini merupakan bukti nyata bagaimana penyakit dapat membentuk genom manusia.
Kini, studi Scerri dan koleganya memperluas pemahaman tersebut. Bukan hanya gen manusia yang dipengaruhi malaria, tetapi juga pola migrasi, pembentukan komunitas, dan mungkin bahkan perkembangan budaya. Dengan kata lain, gigitan nyamuk telah ikut menentukan jalannya sejarah spesies manusia. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!