Program BSPS Berupaya Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Berpenghasilan Rendah
📅 Senin, 04 Mei 2026, 17:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatLOMBOK TIMUR - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ditegaskan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menjadi prioritas pembangunan nasional pemerintah saat ini.
Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati, menyebut BSPS bukan sekadar renovasi rumah. Program ini mendorong perbaikan kondisi sosial dan ekonomi warga.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan tiga juta rumah layak huni hingga tahun 2029. Setiap tahun, sekitar empat ratus ribu rumah tidak layak huni ditangani.
“BSPS ini program stimulan, bukan bantuan penuh,” kata Sari pada Minggu (3/5). Ia menegaskan masyarakat didorong berpartisipasi memperbaiki rumah secara mandiri.
Setiap unit rumah menerima bantuan sebesar dua puluh juta rupiah melalui kementerian terkait. Dana digunakan untuk material bangunan dan upah tenaga kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyaluran bantuan tidak diberikan langsung kepada penerima manfaat. Dana disalurkan ke penyedia material dan tukang untuk menjaga transparansi.
Sari menekankan program ini mengedepankan semangat gotong royong masyarakat. “Jika biaya kurang, warga bisa menambah secara swadaya,” ujar dia.
Ia menambahkan tujuan utama program ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah layak berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan produktivitas ekonomi keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun ini, alokasi BSPS di Pulau Lombok mencapai seribu empat ratus unit rumah. Lombok Timur memperoleh sekitar tiga ratus lima puluh unit bantuan.
Sari mengapresiasi keberlanjutan program dari pemerintah saat ini. “Jika berjalan optimal, cita-cita NTB mandiri bisa terwujud,” kata dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!