Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, XLSmart Umumkan Pemenang Kompetisi Modal Pintar 2026
📅 Senin, 04 Mei 2026, 20:15 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: XLSmart
JAKARTA – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) resmi mengumumkan para pemenang Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 (KMP 2026) sekaligus menyalurkan total modal usaha senilai Rp200 juta kepada UMKM perempuan terpilih.
Pengumuman tersebut dilakukan dalam puncak acara XLSmart Day yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Minggu (4/5/2026), sebagai bagian dari upaya perusahaan mendorong pelaku usaha perempuan agar mampu naik kelas dan memperluas pasar hingga tingkat global.
Program ini menjadi puncak dari rangkaian inkubasi bisnis yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan sejak awal tahun. Selama periode tersebut, Kompetisi Modal Pintar 2026 berhasil menjaring lebih dari 33.000 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar para perempuan pelaku usaha atau womenpreneurs untuk mengembangkan bisnis secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Setelah melewati seleksi administrasi, kurasi bisnis, hingga pembinaan intensif, sebanyak 25 finalis terpilih mengikuti program mentoring dan advisory selama sekitar 10 minggu bersama mentor dan praktisi industri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahap akhir, para finalis mempresentasikan rencana bisnis mereka di hadapan dewan juri independen melalui sesi pitching yang menilai berbagai aspek, mulai dari model bisnis, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, legalitas usaha, potensi ekspansi ke pasar internasional, hingga dampak sosial dan keberlanjutan usaha.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan Kompetisi Modal Pintar 2026 dirancang bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan program inkubasi bisnis yang berorientasi pada penguatan kapasitas usaha perempuan.
“KMP 2026 dirancang untuk mendorong kesiapan bisnis perempuan agar tumbuh secara berkelanjutan dan memiliki daya saing global. Kami melihat potensi besar dari pelaku UMKM perempuan di Indonesia, sehingga perlu dukungan tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga strategi bisnis hingga kesiapan ekspor,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Merza, perusahaan ingin memastikan para peserta tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar internasional.
Dalam kompetisi tahun ini, posisi juara pertama diraih Zaqia Yuliana Pratiwi dari Amertapetfood.id, Bogor. Ia memperoleh modal usaha sebesar Rp45 juta yang akan digunakan untuk peningkatan produksi, sertifikasi, pemasaran, dan penguatan merek.
Juara kedua diraih Marina Noor Prathivi dari Tepung Lokallola, Bogor, dengan hadiah Rp40 juta yang akan dimanfaatkan untuk pengajuan klaim gluten free BPOM dan pengujian laboratorium guna melengkapi legalitas produk.
Sementara posisi ketiga ditempati Fenti Pramita, yang menerima modal usaha sebesar Rp35 juta untuk pengadaan alat peraga edukasi serta investasi fasilitas stimulasi sensory dan nature-play.
Pemenang lainnya adalah Meybi Agnesya Lomanledo dari Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang meraih Rp30 juta untuk peningkatan kapasitas produksi berbasis daun kelor organik.
Kemudian Rr Dina Rahayuningsih dari Jeolfood.id Bandung memperoleh Rp25 juta untuk pengembangan alat pengolahan makanan dan riset produk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!