Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tambahan Dana Jumbo! Bendungan Bagong Dapat Suntikan Rp600 Miliar

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tambahan Dana Jumbo! Bendungan Bagong Dapat Suntikan Rp600 Miliar Doc: ANTARA/ Destyan Sujarwoko
Ket. Pekerja mengoperasikan alat berat untuk menatat timbunan batu pada segmen main dam Proyek Bendungan Bagong di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

TRENGGALEK – Percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional menjadi krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing.

PSN umumnya memiliki efek pengganda besar, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan konektivitas dan efisiensi logistik.

Namun, hambatan klasik seperti pembebasan lahan, pendanaan, serta koordinasi lintas lembaga kerap memperlambat progres.

Karena itu, akselerasi tidak cukup hanya dengan penetapan target, tetapi perlu diikuti penyederhanaan regulasi, kepastian hukum, serta penguatan manajemen proyek yang terintegrasi.

Tanpa perbaikan aspek tersebut, percepatan berisiko hanya bersifat administratif, sementara realisasi di lapangan tetap tertahan.

Pemerintah menambah alokasi anggaran pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek sebesar Rp600 miliar sehingga total nilai proyek strategis nasional (PSN) tersebut meningkat menjadi sekitar Rp2,7 triliun dari sebelumnya Rp2,1 triliun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Bagong, Senna Ananggadipa Adhitama, Kamis (30/4), mengatakan, penambahan anggaran tersebut diperlukan untuk mempercepat penyelesaian proyek yang telah berjalan sejak 2021.

“Secara total sebelumnya sekitar Rp2,1 triliun, kemudian ada penambahan kurang lebih Rp600 miliar,” ujarnya.

Ia memastikan pembangunan bendungan tetap berlanjut dengan progres fisik saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Pemerintah juga membuka peluang percepatan penyelesaian dari target awal 2029 apabila dukungan anggaran dan teknis memungkinkan.

Menurut dia, fokus pengerjaan saat ini berada pada struktur utama bendungan (main dam) dan pelimpah (spillway). Hingga kini, serapan anggaran dari pagu awal telah mencapai sekitar 80 persen.

Senna menjelaskan, kendala utama proyek terjadi pada tahap awal, terutama terkait pembebasan lahan yang sempat menghambat pekerjaan sejak kontrak ditandatangani pada 2018 dan baru efektif berjalan pada 2021–2022.

“Untuk lahan saat ini tinggal sekitar 2 persen, terutama pada tanah kas desa dan lahan wakaf yang masih dalam proses,” katanya.

Selain faktor lahan, keterbatasan anggaran pada periode sebelumnya juga sempat mempengaruhi laju pembangunan. Namun, ia menegaskan secara teknis tidak terdapat kendala signifikan, termasuk pada kondisi longsoran yang terjadi di area tertentu.

“Longsoran itu karena karakter tanah, tetapi bukan kendala utama karena tidak berdampak pada struktur utama bendungan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Usaha Kecil Ambil Bagian da...

Sepanjang Jalan Sabang Bakal Hijau Berseri

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sepanjang Jalan Sabang Baka...

BPS: Surplus Perdagangan RI Berlanjut 72 Bulan

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BPS: Surplus Perdagangan RI...
Megapolitan
Mulai 8 Juni PT KAI akan Uj...
Nasional
Mensesneg: Istana Pastikan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.