Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kediri Dukung Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Keamanan Kota

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 06:18 WIB | Oleh:
Pemkot Kediri Dukung Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Keamanan Kota Doc: antara foto
Ket. Pemkot Kediri dukung Sabuk Kamtibmas untuk jaga kota.

KEDIRI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur (Jatim) dengan sejumlah elemen masyarakat di kota tersebut berikrar mendukung "Sabuk Kamtibmas" sebagai bagian dari komitmen menjaga kota agar tetap dalam situasi kondusif.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan ikrar dukungan ini dibuat sebagai bagian dari ajakan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami perkuat komitmen bersama untuk menjaga Kota Kediri tetap aman dan kondusif. Kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen sangat dibutuhkan agar stabilitas kota terus terjaga,” katanya di Kediri, Kamis (30/4).

Ia menambahkan dengan kebersamaan dan kepedulian, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Menurut dia, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dan komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengungkapkan "Sabuk Kamtibmas" memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari potensi konflik dan benteng bersama dalam menjaga stabilitas negara.

Kemudian membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan demi kepentingan keamanan bersama. Lalu menjadikan masyarakat mitra strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Selanjutnya mengantisipasi secara serius potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan krisis sosial yang dapat mengganggu stabilitas wilayah dan menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat, damai dan bermanfaat serta bermartabat tanpa provokasi.

"Kami menyadari bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri sehingga kami membutuhkan partisipasi masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas. Menggandeng seluruh unsur masyarakat dalam hal ini, Kota Kediri ini relatif kondusif," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menandatangani ikrar Sabuk Kamtibmas. Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Kediri.

Penandatanganan ini dilakukan Mako Polres Kediri Kota. Penandatanganan juga dilakukan Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, dari Kodim 0809, dan perwakilan elemen masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.