Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Philips Perkenalkan Strategi Inovasi Monitoring Pasien Berbasis AI

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 05:35 WIB | Oleh:
Philips Perkenalkan Strategi Inovasi Monitoring Pasien Berbasis AI Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Managing Director Philips Asia Pasifik, Stephanie Sievers saat membuka acara Philips APAC Innovation Summit di Singapura, Rabu (29/4).

SINGAPURA - Perusahaan teknologi kesehatan asal Belanda, Philips memperkenalkan strategi inovasi pemantauan pasien terbaru, "Innovation Summit" di Singapura, Rabu (29/4), yang dirancang untuk membantu rumah sakit mengatasi kekurangan tenaga kerja serta meningkatkan koordinasi layanan perawatan.

Pendekatan ini memanfaatkan platform terbuka berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menghubungkan data pasien lintas berbagai rumah sakit dan pengaturan layanan kesehatan.

Managing Director Philips Asia Pasifik, Stephanie Sievers menyebutkan dengan memanfaatkan salah satu basis instalasi pemantauan terbesar di dunia serta pengalaman inovasi selama puluhan tahun, Philips membantu sistem kesehatan mengatasi tantangan ini sekaligus memungkinkan implementasi di seluruh skala sistem.

"Teknologi pemantauan pasien Philips, yang dibangun berdasarkan pengalaman inovasi selama puluhan tahun, mendukung perawatan jutaan pasien setiap tahunnya," katanya.

Dengan menggabungkan otomatisasi, AI, dan data yang terhubung, solusi ini menghasilkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti serta peringatan cerdas untuk membantu tim medis mendeteksi risiko lebih awal, mengambil keputusan lebih cepat, dan berkolaborasi secara lebih efektif.

Philips bermitra dengan rumah sakit untuk memungkinkan tim layanan kesehatan bertindak lebih awal dan merespons secara efektif dalam skala besar.

“Melalui kolaborasi lokal dan regional yang kuat, kami menghadirkan solusi yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata dunia klinis, guna memastikan layanan diberikan pada saat yang paling dibutuhkan," kata Stephanie.

Salah satu inovasi spesifik yang ditampilkan kepada para profesional kesehatan dalam acara tersebut adalah "Enterprise Command and Care Coordination Center", yang memungkinkan pemantauan jantung serta pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat.

"Pemantauan nirkabel (wireless) menyediakan wawasan real-time mengenai aktivitas jantung dan tanda-tanda vital, sementara algoritma berbasis AI mengidentifikasi pola dan menandai tanda awal kelainan seperti aritmia dan serangan jantung. Manajemen alarm sendiri membantu memprioritaskan peringatan agar dapat ditindaklanjuti secara tepat waktu," kata Head of Hospital and Ambulatory Monitoring, Philips Asia Pasifik, Sharad Jhingan.

Pendekatan ini juga mendukung berbagai kondisi kompleks lainnya, termasuk nyeri dada, gagal jantung, dan penyakit pernapasan kronis.

Menurutnya, alur kerja perawatan virtual yang terintegrasi, termasuk proses penerimaan, pemulangan, dan observasi berbasis kamera, membantu mengurangi beban tenaga medis di sisi pasien tanpa mengurangi konsistensi pengawasan.

"Selain itu, teknologi pemantauan jarak jauh pihak ketiga dan perangkat wearable juga dapat diintegrasikan ke dalam stasiun pusat melalui solusi interoperabilitas Philips. Hal ini memperluas pemantauan hingga ke layanan rawat jalan dan aturan pasca-pemulangan pasien, sehingga mendukung kesinambungan perawatan pasien," ucapnya.

Ia juga menambahkan sejumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan Philips telah melaporkan hasil-hasil yang nyata, antara lain, mengurangi hingga 40 persen alarm ICU yang tidak relevan secara klinis atau tidak perlu; pengurangan jam perawatan ICU sebesar 69 persen serta penghematan biaya sekitar 1.770 dollar AS per pasien pada keseluruhan biaya rumah sakit.

Selain itu, penurunan kejadian serangan jantung hingga 86 persen; dan penghematan biaya sekitar 1,2 juta dollar AS, penghapusan 420.000 baterai dan 6,5 juta lembar kertas melalui digitalisasi alur kerja. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Timnas Indonesia Taklukkan Oman

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Timnas Indonesia Taklukkan ...
Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Dua Kelo...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.