Gandeng Raksasa Global CeMAT, Debindo Luncurkan Indonesia Supply Chain 2026
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 19:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Debindo Global Expo resmi meluncurkan Indonesia Supply Chain 2026 sebagai pameran dan konferensi perdagangan internasional yang berfokus pada sektor logistik, intralogistik, serta rantai pasok. Ajang ini akan berlangsung pada 6 hingga 8 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai platform baru untuk mempertemukan pelaku industri logistik nasional dan global.
Pameran ini digelar melalui kolaborasi strategis antara Debindo Global Expo, Hannover Fairs Asia Pacific, dan CargoNOW. Indonesia Supply Chain 2026 hadir untuk menjawab kebutuhan industri terhadap transformasi logistik yang semakin terdigitalisasi, efisien, dan terintegrasi.
Ajang ini menggabungkan dua pameran utama dalam satu ekosistem, yakni Transport & Logistics Indonesia serta CeMAT Southeast Asia. Keduanya menghadirkan solusi menyeluruh mulai dari transportasi, pergudangan, manajemen distribusi, hingga teknologi otomatisasi rantai pasok.
Berikut poin utama yang akan hadir dalam Indonesia Supply Chain 2026:
1. Transport & Logistics Indonesia
Zona ini berfokus pada sektor transportasi, freight forwarding, pengiriman barang, cold chain, pelabuhan, dan jasa logistik terpadu. Area ini ditujukan untuk mempertemukan pelaku bisnis logistik dengan penyedia solusi transportasi modern yang mendukung efisiensi distribusi barang.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. CeMAT Southeast Asia
CeMAT merupakan pameran global di bidang intralogistik dan supply chain management yang dibawa langsung oleh Hannover Fairs Asia Pacific. Fokus utama area ini adalah warehouse automation, robotic systems, material handling, inventory systems, hingga teknologi smart logistics.
3. Konferensi dan forum industri
Selain pameran, Indonesia Supply Chain 2026 juga menghadirkan rangkaian konferensi, seminar, dan forum diskusi industri. Program ini dirancang untuk membahas tren logistik terkini, digitalisasi supply chain, sustainability, hingga strategi menghadapi tantangan rantai pasok global.
4. Business matching dan networking
Penyelenggara juga menghadirkan business matching untuk mempertemukan exhibitor, buyer, investor, dan decision maker lintas sektor. Fasilitas networking ini diharapkan membuka peluang kemitraan baru dan memperkuat konektivitas industri logistik di kawasan Asia Tenggara.
Sebaiknya Anda baca juga:
5. Kolaborasi global dan regional
Kehadiran Hannover Fairs Asia Pacific memperkuat positioning Indonesia Supply Chain 2026 sebagai ajang berskala internasional. Sementara CargoNOW berperan menghubungkan komunitas freight, carrier, freight forwarder, shipper, dan penyedia logistik melalui jaringan industri Asia Tenggara.
"Indonesia Supply Chain hadir untuk mendukung transformasi industri logistik Indonesia menuju sistem yang lebih terintegrasi, inovatif, dan kompetitif di tingkat global," demikian keterangan resmi dalam materi peluncuran acara.
Debindo Global Expo menyebut pameran ini akan menjadi salah satu agenda penting industri logistik nasional pada 2026. Dengan dukungan mitra internasional dan fokus pada inovasi, Indonesia Supply Chain diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem logistik Indonesia secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!