Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkomdigi: Masyarakat Harus Bijak Sebarkan Informasi Terkait Insiden Kecelakaan Kereta

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 10:00 WIB | Oleh:
Menkomdigi: Masyarakat Harus Bijak Sebarkan Informasi Terkait Insiden Kecelakaan Kereta Doc: RRI/Josua Sihombing
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, meminta masyarakat untuk bijak dalam menyebarluaskan informasi. Terlebih lagi hal ini ditegaskannya, terkait insiden kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL/CommuterLine).

Menkomdigi menyatakan, bahwa insiden naas tersebut seharusnya tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak bertanggungjawab. Apalagi ditekankannya, mengenai informasi yang kebenarannya belum dapat dipastikan.

"Ini musibah sudah sangat menyesakan, baik bagi keluarga korban maupun juga, ya, kita semua. Jadi, tentu kita menghimbau betul tidak ada yang memanfaatkan peristiwa musibah seperti ini," kata Meutya saat ditemui wartawan di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Selasa (28/4).

Menurut dia, penyebaran informasi terkait insiden kecelakaan yang belum terkonfirmasi kebenarannya itu, akan memberikan dampak traumatik. Sehingga Menkomdigi menuturkan, bahwa penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tersebut harus segera diakhiri.

"Kalaupun tidak benar, kemudian mengulang-ulang sehingga ini membuatkan trauma psikis mungkin bagi keluarga korban ataupun korban. Kita betul-betul menghimbau agar penayangan dari peristiwa-peristiwa kecelakaan kereta api yang tidak perlu, itu tolong tidak disebarkan secara tidak bertanggung jawab," ujar dia.

Meski demikian, saat dikonfirmasi mengenai upaya penanganan informasi hoaks terkait insiden kecelakaan, Menkomdigi menuturkan akan mendiskusikannya terlebih dahulu. Namun ia menekankan dalam kondisi ini, hal yang utama yang harus dilakukan masyarakat, yakni meningkatkan rasa kemanusiaan.

"Kita sedang berdiskusi dengan Pak Dirjen, jika memang ada yang perlu ditangani, akan kita lakukan. Kita mengimbau tidak perlu ada intervensi khusus dari Komdigi, ini semua atas dasar kemanusiaan untuk tidak menyebarkan konten secara berlebihan, tidak menyebarkan misinformasi," imbuh Menkomdigi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.