Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaksel Siapkan Kantong Parkir Baru di Taman Bendera Pusaka

📅 Senin, 27 Apr 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Jaksel Siapkan Kantong Parkir Baru di Taman Bendera Pusaka Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Suasana Taman Bendera Pusaka yang didatangi masyarakat pada pagi hari, Jakarta, Senin (27/4).

JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyiapkan kantong parkir baru di kawasan Taman Bendera Pusaka sebagai upaya mengatasi parkir sembarangan yang kerap dikeluhkan warga.

"Kalau Taman Bendera Pusaka memang beberapa titik itu sudah kita siapkan. Ada beberapa titik juga yang dilarang," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Bernad mengatakan, keluhan warga muncul karena pengunjung taman memarkirkan kendaraan di area permukiman.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah titik parkir dan merencanakan penambahan lokasi baru di kawasan eks Taman Lauser yang terhubung dengan Taman Bendera Pusaka.

“Rencananya itu di bekas eks Taman Lauser yang nyambung dengan Taman Bendera Pusaka, termasuk juga bagian dari situ, itu akan digunakan untuk parkir tambahannya. Itu slot-nya agak cukup besar di situ,” katanya.

Selain itu, beberapa area seperti eks Taman Langsat telah disterilkan dari parkir kendaraan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik. Sementara di eks Taman Ayodya masih diperbolehkan untuk parkir.

Dengan demikian, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan parkir yang telah ditetapkan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Pemerintah berharap penataan ini dapat mengurangi parkir liar sekaligus memenuhi kebutuhan pengunjung tanpa mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau agar pengunjung Taman Bendera Pusaka menggunakan transportasi umum karena tempat parkir di lokasi tersebut minim.

Tempat parkir mobil maupun motor memang tersedia di Taman Bendera Pusaka. Namun, kapasitasnya tidak cukup banyak.

Oleh sebab itu, Pramono berharap pengunjung taman tersebut ke depannya dapat memilih menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

17 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.