Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung: Pemerintah Berperan Jembatani Pencari dan Penyedia Lapangan Kerja

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung: Pemerintah Berperan Jembatani Pencari dan Penyedia Lapangan Kerja Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meyakini tantangan utama ketenagakerjaan saat ini terletak pada upaya mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan ketersediaan tenaga kerja atau link and match.

Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan bursa kerja (job fair) dan strategi penurunan angka pengangguran di Kota Bandung.

Menurut dia, pemerintah memiliki peran strategis sebagai regulator sekaligus intermediary yang menjembatani antara pencari kerja dan penyedia lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, berbagai peluang yang diciptakan dunia usaha harus difasilitasi secara maksimal oleh pemerintah.

“Pemerintah berkewajiban membuka akses informasi seluas-luasnya, menghadirkan event, dan memastikan masyarakat mendapatkan peluang kerja sebanyak mungkin,” ujar dia di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Sabtu (25/4).

Wali Kota Farhan pun menjelaskan bahwa Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung tidak hanya menggelar bursa kerja (job fair) secara berkala setiap tiga bulan, tetapi juga mendorong pelaksanaan kegiatan serupa secara rutin setiap bulan, termasuk melalui platform virtual.

Wali Kota Farhan mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan bursa kerja di wilayah Bandung Timur didasarkan pada data yang menunjukkan tingkat pengangguran di kawasan tersebut mencapai 8–9 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata kota yang berada di kisaran 7,2–7,4 persen.

“Ini bentuk intervensi berbasis data. Kita ingin memastikan kesempatan kerja merata di seluruh wilayah Kota Bandung,” kata dia.

Menanggapi kendala umum seperti batas usia dan pengalaman kerja, Wali Kota Farhan menyebut program magang sebagai solusi awal bagi pencari kerja pemula. Namun ia mengingatkan, praktik magang harus sesuai aturan.

“Magang maksimal tiga bulan. Jika lebih dari itu, perusahaan wajib memberikan upah. Ini penting untuk membangun portofolio tenaga kerja,” tegas dia.

Selain itu, Pemkot Bandung juga memperkuat pelatihan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) serta menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Wali Kota Farhan meminta setiap pelaksanaan bursa kerja harus dievaluasi secara terukur, mulai dari jumlah peserta hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.

“Dari 1.300 pendaftar, yang hadir 600 orang. Kita harus tahu berapa yang diterima dan bagaimana prosesnya. Ini jadi indikator keberhasilan,” ujar dia.

Ia juga menyebutkan pentingnya kolaborasi dengan Kadin dan Apindo untuk membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sinergi dengan serikat pekerja.

Menurut dia, tingginya angka pengangguran di Kota Bandung juga dipengaruhi oleh arus urbanisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.