Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gandeng Brimob, KKP Teken Kerjasama Amankan Produk Perikanan dari Kontaminasi Radioaktif

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 16:52 WIB | Oleh:
Gandeng Brimob, KKP Teken Kerjasama Amankan Produk Perikanan dari Kontaminasi Radioaktif Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku pemangku kepentingan dan kebijakan sektor kelautan dan perikanan dan competent authority (CA) pangan asal ikan di Indonesia, berkomitmen untuk menjamin mutu dan keamanan hasil perikanan. Salah satunya melalui sinergisitas dengan Brimob Polri dalam rangka pengendalian mutu produk perikanan dari kontaminasi zat radioaktif.

"Badan Mutu KKP telah bersinergi dengan berbagai instansi terkait sesuai dengan tusi masing-masing organisasi untuk melakukan pengawasan terhadap adanya kontaminasi radioaktif di sepanjang rantai produksi perikanan, salah satunya kami menjalin kerjasama dengan Brimob POLRI yang membawahi unit Pasukan Gegana dengan keahlian dalam pemindaian dan deteksi radionuklida untuk mendukung tusi Badan Mutu KKP," ujar Ishartini, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (26/4).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Brimob dan Badan Mutu KKP berlangsung di Markas Komando Pasukan Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat pada Kamis (23/4) lalu.

Ishartini lalu menjelaskan bahwa PKS antara Brimob dan Badan Mutu KKP ini sangat strategis karena mendukung skema sertifikasi bebas radioaktif pada produk perikanan untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia dan juga menjamin keberterimaan produk perikanan Indonesia yang di ekspor ke 147 negara.

"PKS yang saya tandatangani bersama Bapak Komandan Korps Brimob, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H. ini memiliki ruang lingkup yang memang implementasinya untuk mendukung tusi KKP, yaitu pendayagunaan SDM dan sarpras untuk melaksanakan skema sertifikasi bebas radioaktif produk perikanan, pengendalian kontaminasi zat radioaktif, pertukaran data serta peningkatan kapasitas," tuturnya.

Ishartini menggarisbawahi bahwa sinergitas lintas sektor yang telah dilaksanakannya bersama jajaran di KKP juga telah berhasil meyakinkan dunia internasional bahwa produk perikanan Indonesia aman dari kontaminasi radioaktif. Salah satu indikasinya adalah dengan kembali diterimanya ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sejak pertama kali sertifikasi bebas radioaktif diluncurkan pada 31 Oktober 2025 lalu sampai dengan 20 April 2026, dinana Indonesia telah mengirim 3202 kontainer udang senilai lebih dari Rp8 Triliun dengan 2462 kontainer udang diantaranya telah memasuki pasar AS.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono senantiasa menegaskan bahwa quality assurance merupakan salah satu kunci keberterimaan produk perikanan di pasar global dengan tren konsumen yang lebih memilih produk berkualitas dan aman dikonsumsi serta standar ketat negara tujuan ekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
RM BTS Dinobatkan Jadi Duta...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.