Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Banyumas Perkuat Stabilisasi Harga Beras Jelang Lebaran

📅 Senin, 26 Jan 2026, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Banyumas Perkuat Stabilisasi Harga Beras Jelang Lebaran Doc: ANTARA
Ket. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji.

PURWOKERTO – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Banyumas, Jateng, memperkuat stabilisasi harga beras guna melindungi daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemimpin Perum Bulog Kancab Banyumas, Prawoko Setyo Aji, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin(26/1), mengatakan upaya stabilisasi dilakukan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) meskipun penugasan pendistribusian Bantuan Pangan Tahun 2026 masih dalam proses.

"Fokus kami saat ini adalah menjaga agar harga beras tetap stabil. Penyaluran SPHP terus dilakukan sambil menunggu penugasan bantuan pangan," katanya menegaskan.

Ia mengatakan Bulog Banyumas memiliki stok beras yang aman karena mencapai kisaran 58 ribu ton, sehingga mampu menopang kebutuhan masyarakat sekaligus meredam potensi gejolak harga menjelang Lebaran.

Di sisi lain, kata dia, petani di wilayah kerja Bulog Banyumas akan segera memasuki masa panen raya pada pertengahan Februari hingga April 2026.

"Insya Allah harga beras di pasaran menjelang Lebaran tetap terkendali," katanya menegaskan.

Terkait dengan penyaluran beras SPHP, dia mengatakan hal itu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta outlet binaan Perum Bulog seperti Rumah Pangan Kita (RPK) agar beras dapat langsung menjangkau masyarakat dengan harga terjangkau.

"Selama Januari 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di wilayah kerja Bulog Banyumas mencapai 955 ton, sementara akumulasi penyaluran sejak awal 2025 tercatat hampir 17 ribu ton," katanya.

Prawoko mengimbau pedagang menjual beras SPHP sesuai ketentuan harga maksimal Rp12.500 per kilogram.

Harga tersebut diharapkan mampu memberikan efek stabilisasi pasar sehingga harga beras medium tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) Rp13.500 per kilogram.

Ia menegaskan stabilisasi harga pangan tersebut merupakan arahan langsung Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

"Stabilisasi harga pangan adalah prioritas. Naik tidak boleh, turun boleh. Untuk itu, Bulog Banyumas bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjaga harga tetap terkendali agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang," kata Prawoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.