Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK PerIngatkan Penipuan Digital yang Kian Marak

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh:
OJK PerIngatkan Penipuan Digital yang Kian Marak Doc: Istimewa

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan maraknya penipuan digital di masyarakat. Edukasi publik dinilai penting untuk menekan jumlah korban.

Ketua Sekretariat Satgas PASTI OJK, Hudiyanto, menyebut tren penipuan meningkat signifikan. Data Indonesia Anti-Scam Center menunjukkan lonjakan sejak November 2024.

“Kami menerima hampir 500.000 laporan aduan dari masyarakat. Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih besar karena banyak yang tidak melapor," kata Hudiyanto, Jumat (24/4).

Ia menjelaskan terdapat dua modus penipuan yang sedang marak terjadi. Salah satunya adalah penipuan lowongan kerja dengan iming-iming keuntungan cepat. Korban biasanya diminta melakukan tugas ringan dengan imbalan besar. Modus ini sering dimulai dari aktivitas sederhana seperti menyukai dan membagikan konten.

Seiring waktu, korban ditawari tugas lebih berat dengan imbalan lebih besar. Kondisi ini membuat korban semakin percaya hingga akhirnya terjebak.

Modus lainnya adalah penjualan emas palsu secara daring dengan mengatasnamakan lembaga resmi. Pelaku menawarkan harga lebih murah untuk menarik minat masyarakat.

“Karena banyak masyarakat ingin berinvestasi, mereka mudah tertipu website palsu. Pelaku sering mengatasnamakan lembaga resmi agar terlihat meyakinkan," ujar dia.

Hudiyanto menyebut mayoritas korban penipuan digital adalah perempuan. Persentasenya mencapai sekitar 55 persen dari total korban. Dari sisi usia, korban didominasi kalangan muda hingga pekerja aktif. Rentang usia korban berada antara 20 hingga 35 tahun.

Ia menilai penyebab utama bukan hanya rendahnya literasi digital masyarakat. Keinginan memperoleh keuntungan cepat juga menjadi faktor utama. “Kalau terasa terlalu indah dan mudah, itu patut dicurigai. Masyarakat harus cek legalitas dan menggunakan logika sebelum bertransaksi," tegas dia.

Hudiyanto mengimbau korban segera melapor melalui kanal resmi Satgas PASTI. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan OJK di nomor 157. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.